SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Deretan sayuran terlihat hijau dan segar di halaman SD Al Hikmah Surabaya. Puluhan siswa terlihat takjub dengan tanaman yang mereka tanam dan rawat sudah siap dipanen.
Mereka tampak antusias bisa memanen sayuran tanpa perlu berkotor-kotoran dengan tanah. Hal ini karena sayuran selada yang dipanen anak-anak ditanam secara hidroponik.
Tanaman itu diletakkan pada pot berlubang yang dialiri air dan vitamin melalui pipa.
Fernanda Aqilla Salfina siswa Kelas 5F tampak kegirangan saat berhasil mencabut selada dari pot yang ukuranya jauh lebih kecil dari daun selada.
"Enak kalau bisa menanam hidroponik, nggak ada cacingnya,"ungkapnya sambil berusaha mencabut selada lagi dari potnya, Kamis (22/2/2018).
Setelah memanen beragam sayuran hidroponik, para siswa kemudian diajak mengolahnya menjadi berbagai jajanan dan minuman yang mereka sukai.
Bambang, Kepala SD Al Hikmah Surabaya mengungkapkan panen kali ini merupakan panen kedua setelah sebelumnya sudah melakukan panen di bulan Januari lalu.
Siswa diedukasi cara menanam tanaman yang sehat tanpa pestisida. Setiap harinya mereka juga diminta mengamati tanaman tersebut.
"Sekalian mengajarkan manfaat hidup sehat dan kewirausahaan,"ungkapnya.
Dengan proses pembibitan, penanaman,pemanenan hingga pengolahan dan penjualan, diharapkan siswa bisa membekali diri dengan pengalaman wirausaha.
"Anak-anak kami kenalkan proses berwirausaha yang baik dan jujur. Mereka juga bisa menjual hasil panen mereka untuk praktek marketing,"urainya.
HYDROPONIC SISWA - Siswa kelas 5 memanen selada air yang ditanam secara "Hydroponic"di area sekolah SD Al Hikmah Surabaya, Kamis (22/2/2018). Pengalaman belajar ini sebagai bentuk pelatihan pada siswa sejak penanaman, pemasaran, pejualan serta pelaporan sebaai praktek dari beberapa mata pelajaran.
(cr/sry)
Editor : Redaksi