Polisi di Surabaya Nyatakan Perang Terhadap Pelaku Kejahatan

surabayapagi.com
Surabaya, SURABAYAPAGI.com -Pandemi Covid 19 di Surabaya melumpuhkan sebagian besar mobilitas masyarakat. Kini jalanan kota Surabaya nampak lenggang tak seperti biasanya, kondisi ini berbanding terbalik sebelum Surabaya terserang Oandemi Covid-19. Kondisi sepinya kota ini tak hanya berimbas pada kondisi ekonomi masyarakat yang memburuk lantaran telah telah diterapkan Phisycal Distancing oleh pemerintah Kota Surabaya guna mencegah penularan virus covid-19 ini semakin meluas, melainkan juga intaian dari para pelaku kejahatan. Hal tersebut terbukti, sebab dalam sepuluh hari terakhir telah terkonfirmasi ada belasan aksi kejahatan di jalanan kota Surabaya. AKP Suhartono, KBO Satreskrim Polrestabes Surabaya menyebut ada tujuh aksi kejahatan jalanan yang terkonfirmasi dalam sepekan lalu. Aksi tersebut terdiri dari satu pencurian dengan pemberatan, tiga pencurian dengan kekerasan (jambret) dan tiga pencurian kendaraan bermotor. Tak hanya itu, baru-baru ini terjadi tiga aksi kejahatan jalanan di Wilayah Tambaksari Surabaya, dua penjambret belia beraksi di kawasan Tambang Boyo, Senin (13/4/2020) dini hari.  Sehari setelahnya, Selasa (14/4/2020) Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali menangkap dua jambret yang beraksi di Jalan Diponegoro. Bahkan dua pelakunya terpaksa ditembak kakinya setelah sempat berusaha kabur dari kejaran polisi. Pada Kamis, (16/4/2020) giliran maling handpone beraksi di kawasan Kapas Madya Tambaksari Surabaya. Pelaku yang ternyata adalah kakak beradik ini pun berhasil ditangkap setelah terpergok korban dan warga. Tak berhenti disana, Pada Jumat (17/4/2020), seorang perempuan melaporkan kejadian penjambretan ke Polsek Mulyorejo Surabaya. Korban dijambret oleh seorang pelaku tunggal di Jalan Dharmahusada Surabaya. Menanggapi hal tersebut, Kapolrestabes Surabaya, melalui Kasubbaghumas Polrestabes Surabaya menyatakan perang terhadap para pelaku kejahatan terutama saat pandemi Covid 19 ini. Polisi patroli terbuka dan tertutup pun diasah keterampilan menembaknya saat menghadapi situasi genting di jalanan berhadapan dengan pelaku kejahatan. "Personil lapangan yang patroli terbuka berseragam maupun tertutup akan kami brkali dengan keterampilan menembak. Jadi setiap hari secara bergiliran akan latihan menembak untuk menghadapi pelaku kejahatan jalanan di Surabaya ini terutama saat pandemi Covid 19," kata AKP M Akhyar saat dihubungi Tim Surabayapagi.com, Sabtu (18/4/2020). Tyn

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru