33 Petugas Medis Tuban Positif Covid-19, 3 Meninggal

surabayapagi.com
Pasien di tes rapid terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Tuban, Jatim. SP/ MI

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban mencatat sudah ada 33 petugas medis Bumi Wali yang terinfeksi Covid-19. Tiga diantaranya meninggal karena virus yang belum ditemukan obatnya tersebut.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban Endah Nurul Kumarijati mengatakan, dari 33 petugas medis yang terinfeksi Covid-19, tiga diantaranya paramedis yang berprofesi sebagai dokter spesialis dan dokter umum. Sementara lainnya tenaga medis seperti dokter gigi, perawat, bidan, dan analis.

Baca juga: Destinasi Sendang Asmoro Tuban, Pilihan Wisata Murah Meriah dan Seru di Akhir Pekan

‘’Sudah 33 yang terinfeksi, terdiri dari medis dan paramedis,’’ ujar Endah ketika dikonfirmasi Jawa Pos Radar Tuban, kemarin. Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari total persebaran Covid-19 Kabupaten Tuban sejak April. Berdasarkan hasil tracing, sebagian besar tertular saat menangani pasien Covid-19 yang tanpa gejala.

Baca juga: Rumpun Bambu Beron, Ekowisata Bernuansa Alam di Rengel yang Menarik Minat Warga

Beberapa yang lain tertular saat menerima tamu di klinik. ‘’Mereka petugas medis yang bekerja di RS rujukan, RS penyangga, puskesmas, dan klinik,’’ kata Endah tanpa menyebut siapa saja petugas medis tersebut.

Dari 33 petugas medis yang terinfeksi, tiga orang sudah meninggal. Yakni, dokter spesialis kandungan Rianto. Dua lainnya Zaenal Khabib (perawat Puskesmas Semanding) dan Siti Jumiatun (perawat Puskesmas Singgahan).

Baca juga: Sendang Asmoro Tuban Jadi Pilihan Wisata Murah dan Seru untuk Keluarga

Sementara lainnya masih dalam perawatan dan isolasi. Beberapa yang lain sudah dinyatakan sembuh. ‘’Dari 33 yang terinfeksi, 3 orang sudah meninggal,’’ jelas Endah. Maka dari itu, sekretaris Dinkes Tuban ini mengimbau seluruh petugas kesehatan agar lebih waspada. Dsy10

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru