2 Pelaku Curanmor Dilumpuhkan

surabayapagi.com
Petugas menunjukkan kedua tersangka curanmor berikut barang bukti yang diamankan. SP/Septyan

 

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Aksi maling motor hingga kini masih menghantui warga Surabaya. Buktinya, baru-baru ini unit reskrim Polsek Sukolilo berhasil meringkus 2 pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Baca juga: Polres Bangkalan Tangkap 5 Orang Komplotan Curanmor

Kedua pelaku berinisial AA alias AS (25) warga Omben Sampang serta AY (24) warga Bulak Banteng Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, IPTU Zainul Abidin, S.H, menerangkan penangkapan pelaku berawal saat anggota Opsnal Polsek Sukolilo sedang melakukan hunting system terhadap pelaku 3 C yang kerap beroperasi di pagi hari saat libur atau tanggal merah.

Saat itu, anggota melihat gerak-gerik mencurigakan dari 4 orang pemuda. Mereka berboncengan dengan menggunakan motor matic tanp plat nomor.

Baca juga: Ungkap Kasus Curanmor, Polres Jombang Amankan 17 Orang Tersangka

Setibanya di Jalan Kejawan Putih Tambak, dua pemuda tampak turun dari motor dan berdiri di muka pintu pagar, sementara dua lainnya masih menaiki sepeda motor.

Melihat saat anggota mendekat, para pemuda tersebut panik. Bahkan ada yang mengeluarkan senjata tajam jenis pisau ke arah petugas. Karena membahayakan, petugas akhirnya menghadiahi kedua pelaku dengan timah panas.

“Anggota opsnal memberikan tembakan peringatan agar menyerah namun kedua pelaku malah menyerang petugas yang kemudian tersangka AS dan AL berhasil di tindak tegas terukur dengan melumpuhkan keduanya,” ujarnya, Selasa (29/9).

Baca juga: Setahun Terakhir, Kasus Curanmor di Lamongan Masih Mendominasi 

Kendati demikian, 2 rekan pelaku berhasil kabur. Namun, polisi telah mengantongi identitas keduanya.

“Barang bukti yang disita sepeda motor Vario tanpa plat nomor,  satu buah Sajam  jenis Pisau, satu Kunci T beserta 4 matanya, Dua Kunci L, satu kunci magnet, jaket warna hijau, celana panjang warna biru,  HP warna hitam Samsung A 20 , HP Samsung FM warna biru,” pungkasnya. tyn

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru