Pasutri di Surabaya, Gerakan Edukasi Pentingnya Pemberian ASI

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com - Banyak faktor jika Berbicara tumbuh kembangnya si buah hati, satu diantaranya tentang pemberian ASI ekslusif selama dua tahun.

Namun, dalam proses itu memang tidak mudah, banyak para ibu muda mengeluh tidak bisa menyusui buah hati karena produksi ASI terhambat. 

Baca juga: Ramadan Kondusif, Satpol PP Surabaya Tutup Hiburan dan Tingkatkan Patroli

Tak hanya itu saja, banyak juga kerap kita jumpai permasalahan yang ada di masyarakat seperti ASI sedikit, puting lecet, berat badan anak kurang hingga lingkungan yang tidak mendukung pemberian ASI.

Hal itu yang melatar belakangi pasangan suami istri di Surabaya, Uung Victoria Finky dan Jonathan Handoko Putra, turun memberikan edukasi kepada para ibu muda menyusui, akan pentingnya memberikan ASI ekslusif pada si buah hati dan awal ini pula, munculnya ide membuat suplemen, booster Mom Uung.

"Kami memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya ASI bagi bayi, melalui layanan konsultasi ASI Booster Mom Uung secara gratis," Terang Uung Victoria Finky, Founder booster Mom Uung di Surabaya. Selasa (9/3)

Di kesempatan yang sama, Jonathan Handoko Putra CEO booster Mom Uung, Layanan konsultasi ini, awalnya dikerjakan sendiri oleh istrinya yang tahun lalu masih menyusui.

"Enam bulan lamanya, ditangani sendiri sama istri, setelah itu, kemudian baru dibentuk tim konsultan," Terangnya Jonathan.

Dia mengaku sejak Januari 2021, setiap bulannya ada kurang lebih sebanyak 10 ribu orang ibu menyusui yang berkonsultasi pada timnya. Total ada 15 orang yang bekerja tiga shift dari pukul 06.00 sampai 24.00.

Baca juga: Klenteng Hong Tiek Hian, Mulai Ramai Pengunjung Mohon Keberuntungan

"Sekarang, Kami merekrut para ibu menyusui atau yang punya pengalaman menyusui untuk menjadi konsultan. Lalu kami kursuskan ke Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) agar mereka lebih percaya diri dalam memberikan layanan konsultasi," Ungkapnya sambil tersenyum optimis.

Uung juga melanjutkan keterangan, dalam visi sosialnya (Konsultasi Gratis) ini guna mensukseskan seluruh ibu di Indonesia dapat menyusui sampai genap dua tahun.

"Dimanapun dan kapanpun, sampai gerakan gerakan sosial yang berfokus kepada ibu menyusui. Melalui edukasi gratis di seluruh media daring, layanan konsultasi gratis 24jam untuk ibu-ibu menyusui di Indonesia," Paparnya.

Upaya menyediakan layanan konsultasi gratis ini bukan semata-mata untuk mencari keuntungan dalam berbisnis. Karena dia tahu menyusui itu tidaklah mudah, banyak tantangan, dan ilmu yang harus dipelajari. Uung berharap Indonesia akan menjadi negara yang pro ASI, full ASI, karena hanya ASI lah kandungan terbaik dalam hidup bayi.

Baca juga: Demo Buruh PT Pakerin di LPS Surabaya, Pakuwon Dorong Penyelesaian Lewat Dialog

"Karena, hanya ASI yang bisa mencegah bayi dari stunting, imun jadi lebih kuat, dan juga kecerdasan pada bayi. Semoga hal ini bisa diwujudkan dengan menggerakan masyarkat ibu-ibu Indonesia untuk lebih berusaha menyusui dan Mom Uung siap hadir membantu kapanpun dan di manapun," Ujarnya.

Selain mengedukasi Uung juga membuat produk yang terbuat dari bahan herbal seperti ekstrak daun kelor dan ekstrak ikan gabus yang dikenal mampu meningkatkan kualitas, volume ASI, dan menyeimbangkan gizi si buah hati.

"Produk kita sudah BPOM, Halal serta produk kita satu-satunya mempunyai Sertifikat Natural Produk. Di mana artinya Mom Uung tanpa kimia sama sekali dan aman dikonsumsi jangka panjang," Pungkas Uung. Jul

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru