SURABAYAPAGI.com, Surabaya - GSI Lab dan Biofarma yang meluncurkan inovasi tes kumur sebagai alternatif tes Covid-19 baru-baru ini. Tes kumur untuk mendeteksi Covid-19 tengah jadi perbincangan karena jauh lebih nyaman dibanding swab atau colok hidung.
Tes kumur ini langsung viral dan banyak dipertimbangkan masyarakat karena metodenya yang mudah dan lebih nyaman ketimbang tes PCR colok hidung.
Baca juga: Tangani 70 Kasus DBD, Dinkes P2KB Sumenep Gencarkan Pola Hidup Sehat Lewat 3M Plus
"Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium klinik nasional, akurasinya 93-98% ya kak (sama dengan swab/colok naso dan orofaring)," tulis GSI dikutip dari Instagram resminya @gsilab.id.
GSI mengatakan tes PCR kumur akanmemberikan rasa nyaman dan aman tanpa perlu memasukkan alat ke hidung dan tenggorokan. Selain itu tes ini juga bisa diberikan pada anak usia di atas 3 tahun.
"Untuk anak-anak diatas 3 tahun juga bisa ya Bund," tulisnya.
Merespons hal ini, ahli biologi molekuler dari Universitas Yarsi Ahmad Rusdan Utomo, PhD menyebut tes kumur adalah inovasi yang menjanjikan. Hal ini karena tes kumur lebih nyaman dilakukan dari swab nasofaring.
Jika dibandingkan dengan tes ludah yang sempat digunakan, Ahmad menyebut bahwa tes kumur atau gargle lebih akurat. Ia juga mengatakan bahwa tes kumur lebih tinggi sensitivitasnya ketimbang menggunakan ludah.
"Kalau tes sebelumnya menggunakan ludah, tapi sensitivitasnya agak rendah sekitar 30-40 persen. Tapi inovasi tes kumur atau tepatnya gargle nampaknya lebih tinggi sensitivitasnya," ujarnya.
Baca juga: Tekan Penyebaran Wabah DBD, Pemkab Bangkalan Gencar Berantas Sarang Nyamuk
Meski diklaim akurat, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander K Ginting menyebut bahwa tes kumur ini belum masuk rekomendasi WHO.
Ia melanjutkan, WHO masih menetapkan tes swab nasofaring dan orofaring sebagai standar tes Covid-19. Sejumlah penelitian juga menemukan bahwa tes swab nasofaring atau tes colok hidung memberikan hasil yang lebih bisa diandalkan.
Sedangkan dalam unggahan Instagram GSI dijelaskan, tata cara tes PCR Kumur melalui empat tahap. Pertama, orang yang akan menjalani tes diminta menarik nafas dan batuk keras.
Lalu, orang itu diminta memasukan cairan khusus ke dalam mulut. Cairan itu harus dikumur-kumur sebanyak tiga kali. Setelah itu, ludah yang sudah tercampur cairan dimasukkan ke dalam satu wadah.
Baca juga: Antisipasi Penyebaran Wabah PMK, Pemkab Madiun Gercep Periksa Kesehatan Ternak
Terakhir, cairan di wadah itu akan dipindahkan ke tube lain.
Ada dua titik yang menyediakan tes kumur itu yakni di GSI Lab Cilandak yang beralamat di Jl. RA Kartini Nomor 34, Cilandak, Jakarta, serta di GSI Lab Sintesa Kuningan yang beralamat di Jl. Setiabudi Selatan No.17, Lapangan Parkir Menara Duta.
Biaya tes PCR kumur dihargai Rp799 ribu per orang. Hasil tes keluar di hari yang sama jika tes dilakukan sebelum pukul 12.30 WIB. Dsy2
Editor : Redaksi