Seorang Siswa SD Positif Covid-19, Wali Kota Eri: Bukan Karena PTM

surabayapagi.com
Siswa SD di Kota Surabaya masuk PTM hari pertama, Senin (6/9/2021). SP/SRJ/Dimas Angga

SURABAYAPAGI, Surabaya -  Seorang siswa SD di Surabaya terkorfirmasi positif Covid-19. Temuan ini didapatkan setelah dilakukan tes swab secara acak yang dilakukan Pemkot sebagai bentuk antisipasi klaster Pembelajaran Tatap Muka (PTM). 

Hal ini pun diakui langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Namun, setelah ditelusuri siswa ini teryata baru dari luar kota dan baru pertama kali mau masuk sekolah.

Baca juga: Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling

“Jadi, bukan yang sudah melakukan PTM selama ini,” kata Eri, kemarin.

Menurutnya, setiap hari di sekolah dilakukan tes secara acak, dari setiap kelas diambil beberapa siswa, dan ternyata tadi ditemukan ada satu siswa yang positif.

"Tes ini penting dilakukan sebagai bentuk kehati-hatian dalam pelaksanaan PTM," sambungnya.

Dia berharap orang tua murid atau wali murid di Surabaya untuk selalu menjaga putra putrinya.

Baca juga: Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031

"Sama-sama menjaga antara wali murid dengan gurunya kalau kita mau terus melakukan PTM,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Wahid Wahyudi menegaskan tidak ada klaster yang terjadi dari PTM jenjang SMA/SMK atau SLB di wilayahnya.

Laporan dari para Kepala Cabang Dinas Pendidikan se-Jatim untuk SMA/SMK SLB di Jatim aman dari klaster COVID-19 sekolah," ucapnya.

Baca juga: Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah

Wahid mengatakan, pihaknya telah melakukan evaluasi secara berkala terhadap pelaksanaan PTM jenjang SMA/SMK atau SLB yang berjalan 22 hari untuk mengantisipasi adanya klaster Covid-19.

"SMA/SMK atau SLB telah 100 persen PTM. Untuk evaluasi, yang pertama sekolah melakukan hybrid learning, perpaduan antara tatap muka dan daring," katanya.sb3/na

Editor : Mariana Setiawati

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru