SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Dunia sepak bola kembali berduka. Kali ini bayi berusia enam bulan putra dari supporter Persebaya, Bonek bernama Al Fajri meninggal dunia. Kabar duka kembali datang dari arena sepak bola. Bayi usia enam bulan meninggal dunia. Bayi itu meninggal dunia saat diajak menyaksikan laga Persebaya melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Senin (1/08/2022) malam.
Menanggapi berita duka tersebut, Sekretaris Tim Persebaya Ram Surahman mewakili manajemen menyampaikan duka mendalam atas kejadian tersebut.
“Kami menyampaikan duka cita mendalam, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran,” ungkap Ram.
Ram juga berpesan kepada suporter yang akan menyaksikan langsung laga Persebaya agar mempertimbangkan aspek keselamatan.
“Bagaimanapun keselamatan nomor satu. Ini jadi pengingat bagi teman-teman suporter (Bonek) yang lain ketika mendukung Persebaya keselamatan itu nomor satu, segala sesuatunya harus dihitung dan ditimbang dengan benar,” pungkasnya.
Selain manajemen Persebaya Surabaya, Suporter Persebaya yang biasa disebut bonek juga menyampaikan duka cita. Ungkapan bela sungkawa tersebut disampaikan lewat perwakilan Bonek, Heri Agus Suprianto atau yang akrab disapa Cak Tessy.
”Saya pribadi dan teman-teman turut berduka cita atas meninggalnya adek kecil itu. Semoga adek kecil ini masuk surga,” tutur Cak Tessy, Minggu (7/08/2022).
Cak Tessy berharap hal tersebut tidak terjadi lagi. Karena itu, dia berpesan supaya para orang tua tidak mengajak anaknya yang masih kecil ke stadion untuk menonton sepak bola.
”Orang tuanya harus mikir kalau mau ngajak anak ke pertandingan sepak bola,” ujar Heri Agus Suprianto.
Sebelumnya, ramai di media sosial Twitter, seorang ayah yang menceritakan bayinya meninggal dunia dalam perjalanan dari Tegal menuju Surabaya untuk menonton pertandingan Persebaya. Peristiwa memilukan bayi 6 bulan meninggal dunia setelah dibawa naik motor Tegal-Surabaya tersebut dituliskan oleh ayahnya sendiri di Twitter dengan akun bernama @jungkangFamily.
Akun itu menuliskan jika dirinya nekat mengajak sang anak away dari Tegal ke Surabaya demi melihat Persebaya.
"Akhirnya saya belajar apa makna "Persebaya Sak Tekone Izrail" berkat ketololan yg terbungkus ego dan kesombongan saya. Yg nekat mengajak anak sy yg berusia 6bln untuk away dari Tegal ke Surabaya demi melihat @persebayaupdate bertanding home perdana. Semoga cukup sy saja yg tolol," tulisnya. sb
Editor : Redaksi