SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Kecelakaan tunggal supercar McLaren terjadi di Tol Waru-Juanda KM 0. Kecelakaan terjadi saat hujan deras tengah mengguyur kawasan Sidoarjo.
Kasat PJR Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.15 WIB.
Berdasarkan dokumentasi foto yang diperoleh dari berbagai sumber, benturan yang dialami mobil tersebut, membuat bodi mobil bagian bumper depan dan samping, ringsek .
Baca juga: Puluhan Masa Yayasan Masjid Rahmat Surabaya Tuntut Pengembalian Tanah Wakaf di Pandigiling
Kemudian, kap penutup mesin mobil mewah tersebut tampak sedikit terbuka. Dan, ban belakang sisi kanan mobil, tampak bengkok menempel dengan dinding pembatas jalan.
Diduga akibat kuatnya benturan mobil mewah supercar McLare bernopol B-3-AGR itu, membuat posisi mobil terpelanting hingga mengarah ke lajur yang berlawanan arah.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim AKBP Dwi Sumrahadi memastikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tunggal tersebut.
Sopir mobil berwarna merah tersebut, bernama Datsun Angkasa, warga Pradah Kali Kendal, Dukuh Pakis, Surabaya, selamat. Kemudian tidak terdapat kerusakan fasilitas jalan tol.
Hanya saja, insiden kecelakaan tunggal tersebut, menyebabkan kerusakan pada mobil dengan kerugian materiil sekitar Rp100 juta.
"Korban manusia nihil. (Kerusakan) Sarana tol tidak ada. Hanya kerugian material (dialami pengemudi karena kerusakan mobil) sekitar Rp100 juta," ujarnya, Minggu (23/10/2022).
Baca juga: Cari Figur Berintegritas, Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Calon Pimpinan BAZNAS Periode 2026–2031
Dwi menerangkan, insiden kecelakaan tunggal tersebut terjadi, bermula saat mobil tersebut melaju dari arah Juanda menuju ke Waru.
Setibanya di KM 0 ruas tol tersebut, laju mobil mendadak selip, sehingga menghantam pembatas berbahan beton di sisi kiri jalan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menggali keterangan sejumlah saksi termasuk pengemudi.
Insiden tersebut terjadi, diduga karena pengemudi kehilangan konsentrasi saat mengendalikan laju mobilnya dalam kondisi cuaca hujan lebat.
Baca juga: 2.000 Unit RTLH di Surabaya Terima Manfaat Bantuan Program BSPS 2026
"Cuaca hujan lebat pengemudi kurang konsentrasi dan selip menabrak barier beton sebelah kiri," tegasnya.
Editor : Moch Ilham