Unik dan Menarik, Pentas Tari Digelar di Pinggir Sungai

surabayapagi.com
Pagelaran tari yang dilakukan di pinggiran sebuah sungai kecil di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

SURABAYAPAGI.COM, Banyuwangi - Unik dan menarik. Itulah yang tertangkap mata saat menyaksikan sebuah pagelaran tari yang dilakukan di pinggiran sebuah sungai kecil di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi.

Acara yang menyuguhkan hasil olah gerak dari siswa-siswi Sekolah adat Pesinauan Osing - yang merupakan bagian dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Osing, Banyuwangi, ini benar-benar menarik perhatian, khususnya masyarakat sekitar. Pasalnya, pertunjukan kali ini diselenggarakan diluar kebiasaan pentas tari pada umumnya.

Baca juga: Ratusan Pengemudi Becak Listrik Program Bantuan Prabowo Bakal Terima Pembinaan

Acara yang diinisiasi oleh seniman muda yang juga alumni Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta (STKW) Surabaya, Samsul Slamet Diharjo ini digelar sebagai bentuk unjuk hasil olah gerak dari para siswa-siswi sekolah adat Pesinauan Osing.

Baca juga: Berkah Libur Isra Miraj 2026, Omzet UMKM di Banyuwangi Ikut Melonjak

"Sebenarnya ide ini sudah lama. Namun baru kali ini terlaksana. Dan ini sekaligus untuk menyambut tahun kedua keberadaan Pesinauan Osing," jelas Samsul.

Pentas tari di pinggiran sungai itu juga dihadiri oleh Ketua PD Aman Osing, Wiwin Indiarti, Pengurus Ikawangi Jayapura, dan sejumlah Mahasiswa jurusan Tari STKW yang didampingi langsung oleh Dosen pembimbingnya,  Lilik Subari.

Baca juga: Pesona Pantai Pulau Santen, Getah Pohonnya Dipercaya Ampuh Obati Mata Merah Akibat Air Laut

"Unik, menarik, dan juga hebat. Idenya luar biasa, dengan memanfaatkan lingkungan sekitar apa adanya," ungkap Lilik Subari. bud

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru