SURABAYAPAGI.COM, Bangkalan - Menteri Sosial Tri Rismaharini mendatangi rumah Moh Syarifin Rohman (16) atau yang biasa dipanggil Ipin di Desa Longkek Kecamatan Galis, Bangkalan, Madura, Jawa Timur.
Ipin sempat viral di media sosial lantaran merawat adik dan ibunya yang menderita masalah kejiwaan. Ia juga harus putus sekolah karena lantaran harus keempatnya.
Baca juga: Tonton Debat Cagub Jatim, Hasto : Program Infrastruktur Risma Paling Membumi
Remaja kelahiran 2006 itu hidup dengan 4 adiknya dan ibunya. Namun, adiknya yang masih bayi telah meninggal dunia belum lama ini.
Pada kesempatan itu, Menteri Sosial Tri Rismaharini menjamin kebutuhan pokok keluarga Ipin.
"Untuk kebutuhan sehari-hari kita jamin, yang terpenting ibu nya bisa sembuh," katanya.
Risma juga sempat berdialog dengan Mesda (Ibu Ipin) yang mengalami gangguan jiwa. Menurut Risma, Mesda masih bisa sembuh.
Baca juga: JIka Jadi Gubernur, Risma Gagas Jalan Tembus Trenggalek-Tulungagung
"Insyaallah masih bisa sembuh, karena diajak ngobrol tadi masih bisa nyambung," paparnya.
Sementara untuk Ipin, Risma berharap pendidikan nya tidak terputus ditengah jalan.
"Bisa nanti diberikan keterampilan (Soft skill), karena selama ibu nya belum sembuh dia belum bisa kemana-mana," terangnya.
Baca juga: Sapa Ratusan 'Proklamator Desa Mojokerto', Cagub Risma Janji Jadikan Desa Sebagai Basis Pelayanan
Sementara itu, PLT Bupati Bangkalan Drs Mohni menyampaikan terimakasih atas perhatian besar Menteri Sosial Tri Rismaharini.
"Kita akan pantau kesehatan dari ibunya Ipin, dan untuk kita upayakan Ipin bisa sekolah lagi," kata mantan kepala Dinas Pendidikan itu.
Keluarga Ipin sendiri nyatanya sudah masuk ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) non bansos. wah
Editor : Redaksi