SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Seorang pemuda asal Mojokerto tiba-tiba mendatangi Pos Damkar di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto pada Sabtu (22/07/2023) untuk meminta bantuan melepaskan cincin di tangannya tersebut.
Mendapati laporan itu, petugas Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto berusaha melepas cincin milik pemuda tersebut. Sejumlah petugas lainnya juga turut membantu.
Baca juga: Emplotee Voluntering, BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Bagikan Takjil Gratis
Diketahui, pemuda ini bernama Aryah, warga Dusun Pudak Pulo RT 09 RW 03, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto. Cincin yang melekat di tangannya tersebut tidak bisa dilepas hingga akhirnya cincin tersebut membuat jari Aryah bengkak, sehingga dirinya pergi meminta bantuan ke petugas damkar sekitar.
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Lindungi 510 Atlet Pencak Silat Turnamen Bupati Mojokerto Cup 2026
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, pemuda asal Desa Puloniti tersebut datang ke Posko Damkar sekira pukul 16.20 WIB. “Ini merupakan penanganan non kebakaran,” ungkapnya, Minggu (23/07/2023).
Bersyukur, sekitar pukul 17.00 WIB petugas berhasil melepas cincin dari jari tangan Aryah. Ini setelah petugas memotong cincin dari jari tangan Aryah menggunakan gerinda mini.
Baca juga: Bulan Vitamin A dan Obat Cacing, Dinkes P2KB Kota Mojokerto Targetkan Seluruh Balita
“Tidak lama, sekitar 40 menit petugas berhasil memotong cincin di jari tangan pemuda itu. Dia datang jam 16.20 WIB dan jam 17.00 WIB, cincin berhasil lepas dari jari tangannya,” jelasnya. dsy
Editor : Desy Ayu