Kapolres Blitar Kota Larang Kegiatan Gunakan Battle Sound, saat perayaan HUT Kemerdekaan RI

surabayapagi.com
Kapolres Blitar Kota AKBP Danang saat memberikan keterangan kepada wartawan. SP/Lestariono

SURABAYAPAGI.COM, Blitar - Kepada sejumlah wartawan saat melakukan dialog silaturahmi, Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setyo Pambudi Sukarno SH S.IK menyampaikan pesan kepada warga masyarakat saat melakukan kegiatan karnaval dengan menggunakan Battle Sound, hal itu menjadi situasi dan kondisi yang nyaman, tentram dan tetap menjaga situasi Kamtibmas.

Masih menurut AKBP Danang panggilan akrabnya menyampaikan, selain mengganggu Kamtibmas, Battle sound juga dinilai bertentangan budaya asli dalam kegiatan karnaval apalagi dalam memperingati hari kemerdekaan.

Baca juga: Jelang HUT RI, Lereng Gunung Argopuro Probolinggo Bakal jadi ‘Sport Tourism’

"Untuk itu dalam rangka menjaga kondusifitas situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polres Blitar Kota saat ini ijin terkait acara battle sound atau sejenisnya kami tangguhkan (dilarang)," Jelas Kapolres Blitar Kota AKBP Danang pada Jumat sore (11/8).

Apapun kegiatan masarakat untuk peringati HUT Kemerdekaan RI, kami sangat sangat mendukung juga termasuk kegiatan upacara, karnaval dan bentuk apapun, tapi ingat kami (Polres Blitar Kota) agar masyarakat tidak menggelar kegiatan yang melibatkan atau menggunakan sound system (Battle Sound).

Baca juga: Reskrim Polres Blitar Kota Ungkap Kasus Pencabulan Bocah Laki-laki Berusia 15 Tahun

"Kita sama-sama menjunjung tinggi kultur budaya masyarakat Blitar, kami mendukung acara karnaval termasuk lomba - lomba dalam rangka Agustusan. Tapi tidak dengan battle sound," pesan Pamen Polisi yang ramah ini.

Masih menurut AKBP Danang, bahwa Battle sound sangat sangat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam kegiatan sambut peringati hari Kemerdekaan, sehingga kondisi kamtibmas pun terganggu.

Baca juga: Sambut HUT RI ke-81, Pemkot Surabaya Perbolehkan Tarik Sumbangan Tanpa Paksaan

"Contoh beberapa waktu lalu di wilayah lain, karena getaran Sound system dapat akibatkan kerusakan benda hingga memicu pertikaian antar masyarakat. Selain itu, battle sound juga dinilai bertentangan budaya yang ada, kami sangat mendukung adanya giat masyarakat untuk sambut kemeriahan masyarakat dalam rangka HUT Kemerdekaan," pungkas Pamen Polri yang ramah ini. Les

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru