Pagar Nusa Sukarela Bongkar Tugu Perguruan Silatnya, Begini Apresiasi Kapolres Lamongan

surabayapagi.com
Dengan disaksikan Forkopimcam Kec. Turi, pembongkaran tugu perguruan pencak silat Pagar Nusa dilakukan. SP/MUHAJIRIN KASRUN

Di Lamongan Tugu Pagar Nusa Ada 14 Titik, Pembongkarannya Akan Dilakukan Bertahap 

 

Baca juga: Guru di Lamongan Tewas Dibunuh Ayah Kandung, Motif Karena Warisan

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Kapolres Lamongan, AKBP Yakhob Silvana Delareskha mengapresiasi langkah proaktif perguruan pencak silat Pagar Nusa yang telah dengan sukarela membongkar tugu perguruan silatnya di Dusun Nataan, Desa Gedongboyountung, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jatim, Selasa (15/8/2023).

Perguruan pencak silat dibawah naungan Nahdlatul Ulama (NU) ini, sebagai perguruan pencak silat pertama di Lamongan, yang telah berkomitmen dengan sukarela membongkar tugu pencak silatnya yang telah dibangun beberapa waktu yang lalu.

"Terima kasih pada warga Pagar Nusa yang dengan sukarela membongkar tugu perguruan silat di Desa Gedongboyountung, saya mengapresiasi dengan komitmen yang sudah mereka tunjukkan," kata Yakhob panggilan akrab Kapolres Lamongan kepada wartawan.

 

Ia juga salut atas pembongkaran tugu Pagar Nusa ini yang melibatkan para santri, apalagi dilakukan dengan sukarela sebagai bentuk tanggung jawabnya untuk menjaga dan memelihara Kamtibmas, serta  atas surat edaran yang dikeluarkan oleh Bakesbangpol Jatim beberapa waktu lalu.

 "Apresiasi dan terima kasih saya sampaikan kepada para santri, Ketua Cabang Pagar Nusa, Ketua Ranting yang sudah mematuhi surat edaran dari Badan Kesatuan Bangsa dan politik atau Bakesbangpol Jawa Timur, dengan membongkar tugu miliknya dengan sukarela," ungkapnya.

Baca juga: Setahun Terakhir, Kasus Curanmor di Lamongan Masih Mendominasi 

Ia berharap, apa yang telah dilakukan perguruan silat Pagar Nusa dapat diikuti oleh pengurus perguruan silat lainnya di seluruh wilayah kabupaten Lamongan untuk menjaga, memelihara keamanan serta terciptanya ketertiban masyarakat.

Terpisah Kepala Bakesbangpol Lamongan, Dianto Hari Wibowo menambahkan, apa yang dilakukan Pagar Nusa itu harus diapresiasi karena mereka melaksanakan  instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Timur. "Sesuai dengan arahan dari Pemerintah Provinsi Jatim, seluruh tugu yang dibangun perguruan silat di wilayah Jawa Timur harus dibongkar, " kata Dianto. 

Ketua Perguruan Pagar Nusa Cabang Lamongan, Feri Andi Saputra, menegaskan ini merupakan salah satu bentuk ketaatan Pagar Nusa terhadap pemerintah, khususnya para Kiai dan Ulama. 

"Alhamdulillah, kita bisa berkumpul dan melaksanakan pembongkaran tugu perguruan kita Pagar Nusa sesuai instruksi dari Pemprov Jatim dan menjalankan instruksi Ketua PCNU Lamongan," kata Feri.

Baca juga: Dinilai Lecehkan Kyai dan Pesantren, IKA PMII Ini Adukan Trans7 ke Polres Lamongan

Bahkan pembongkaran tugu seperti ini, tidak hanya dilakukan di Desa Gedongboyountung, melain semua tugu Pagar Nusa akan dibongkar secara bertahap. "Di kabupaten Lamongan ada 14 titik Tugu Pagar Nusa dengan semuanya itu akan kami bongkar secara bertahap," ujarnya.

Sementara itu, pembongkaran tugu perguruan pencak silat Pagar Nusa Pembongkarannya dilakukan tanpa suasana heroik, berlangsung  tertib dengan disaksikan anggota Forkopimcam Kecamatan Turi.

Pertama ditandai oleh Ketua Pagar Nusa Cabang Lamongan, Feri Andi Saputra dengan membongkar di bagian pondasi yang kemudian dilanjutkan oleh anggota Pagar Nusa lainnya. Setelah itu baru kemudian tugu itu dirobohkan ramai-ramai dengan suara takbir. jir

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru