Dinilai Lecehkan Kyai dan Pesantren, IKA PMII Ini Adukan Trans7 ke Polres Lamongan

author Muhajirin

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Jajaran pengurus IKA PMII Lamongan mendatangi SPKT Polres setempat untuk mengadukan Trans7. SP/MUHAJIRIN
Jajaran pengurus IKA PMII Lamongan mendatangi SPKT Polres setempat untuk mengadukan Trans7. SP/MUHAJIRIN

i

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Karena dianggap melecehkan dan merendahkan kyai dan pesantren, atas tayangan program “Xpose” di Trans 7, Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Cabang Lamongan, mengadukan resmi salah satu tv nasional itu ke Polres Lamongan pada Rabu petang (15/10/2025).

Pengaduan ini langsung dipimpin Miftach Alamudin Ketua, didampingi sekretaris Zuli Kusmawanto, dan Ali Fuad, Lembaga Bantuan Hukum PC IKA PMII Lamongan, Dekan Fakultas Hukum Universitas Billfath, di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres setempat.

Udin panggilan akrab ketua IKA PMII Lamongan ini menyebutkan, pengaduan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dan support serta penghormatan kepada kyai Mansur dan pesantren Lirboyo Kediri yang dilecehkan dan di hina oleh Trans7 atas program "Xpose"

"Alumni dan aktivis mahasiswa pergerakan ini mengadukan salah satu tv swasta ini, dengan dalih pencemaran nama baik kyai dan Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, dan sebagai bagian rasa hormat dan kecintaanya kami kepada kyai dan pesantren yang selama ini mendidik santri menjadi generasi unggul berakhlak," ujarnya.

Program itu dianggap memuat unsur-unsur dugaan pencemaran nama baik, sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE dan/atau Pasal 310 KUHP.

Berdasarkan hal tersebut. "Kami mohon kepada Polres Lamongan untuk menerima dan menindaklanjuti pengaduan ini sesuai dengan hukum yang berlaku," pintanya.

Lebih jauh Udin membeberkan, peristiwa ini berawal pada tanggal 13 Oktober 2025, Trans7 dalam program
“Xpose” menayangkan berita yang tidak berimbang, juga terkesan sangat tendensius, menjustifikasi yang
berpotensi menimbulkan keresahan publik, khususnya di kalangan santri dan masyarakat Lamongan dan keluarga besar PMII.

Tayangan Xpose Uncensored dalam episode tersebut muncul judul provokatif: “Santrinya minum susu aja kudu jongkok, emang gini kehidupan pondok?” yang dianggap melecehkan kehidupan santri dan pesantren.

Ia menilai Trans7 terlibat dalam praktik-praktik yang tidak benar tanpa disertai klarifikasi dari pihak obyek pemberitaan. Padahal, dalam kaidah jurnalisme yang sehat, setiap tuduhan atau laporan haruslah dikonfirmasi terlebih dahulu kepada pihak terkait, untuk menjaga prinsip cover both sides dan menghindari trial by media.

Ia menilai bahwa pemberitaan tersebut, telah mencoreng nama baik Pondok Pesantren dan kiai yang selama ini aktif dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan Pendidikan di Indonesia.

Selain atas pemberitaan itu, juga dapat memicu opini negatif yang menyesatkan masyarakat, serta menimbulkan prasangka buruk terhadap Pondok Pesantren maupun kyai dan santri secara keseluruhan.

Terpisah Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengaduan yang dilakukan oleh IKA PMII Lamongan. "Iya tadi petang ada pengaduan ke SPKT dari teman-teman IKA PMII mengadukan salah satu tv swasta," ujarnya.

Usai pengaduan ini, tentunya pihak Polres akan mengkaji apakah terdapat unsur pelanggaran hukum dalam tayangan tersebut yang merugikan Pondok Pesantren, Kyai maupun santri.

Sementara itu, pihak Trans7 sendiri telah meminta maaf secara terbuka kepada keluarga besar Ponpes Lirboyo Kediri, terutama KH Anwar Manshur selaku pengasuh. Pihak Trans7 mengaku lalai karena tak teliti dalam proses pembuatan hingga penayangan video tersebut. jir

Berita Terbaru

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Waduk Karangkates Disulap Jadi Pembangkit Energi Surya 133 MWp, PLN Kawal Percepatan Proyek

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 19:04 WIB

SurabayaPagi, Malang – Permukaan Waduk Karangkates di Kabupaten Malang, Jawa Timur, disiapkan menjadi sumber energi listrik bersih melalui pembangunan P…

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Kapolres Blitar Gelar Giat Jumat Keliling di Masjid Jammi Syamsuddin Qohar, Di lanjut Ngobrol Kamtibmas

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:58 WIB

SURABAYAPAGI com, Blitar - Kapolres Blitar AKBP Ardhy Zul Hasbih Nasution. S.I.K M.H hadir ditengah tengah masyarakat melaksanakan ibadah Salat Jumat Bersama…

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

BSI Siapkan Rights Issue 6,8 Miliar Saham, Bidik Penguatan Modal dan Perluas Investor Publik

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:28 WIB

SurabayaPagi, Jakarta – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) bersiap memperkuat struktur permodalan melalui aksi korporasi penambahan modal dengan m…

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Dari Kekalahan Menuju Kebangkitan, MilkLife Kickers Buktikan Daya Saing di Singapura

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 18:26 WIB

SurabayaPagi, Singapura – MilkLife Kickers menunjukkan kebangkitan pada hari kedua Singa Cup 2026. Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pembuka, skuad p…

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

DPRD Jatim Berduka, Anggota Fraksi Golkar Sumardi Meninggal Dunia

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:59 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Kabar duka menyelimuti DPRD Jawa Timur. Anggota Komisi A DPRD Jatim dari Fraksi Partai Golkar, Sumardi, meninggal dunia pada Kamis …

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Tak Pernah Mengenal Batik, Sri Pontianik Kini Miliki Rumah Produksi dengan 25 Karyawan

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

Jumat, 06 Nov 2026 11:24 WIB

SURABAYA PAGI, Rembang — Sebuah permintaan sederhana dari pelanggan ternyata mampu mengubah perjalanan hidup Sri Pontianik (48). Perempuan yang sebelumnya b…