Kemenparekraf Nobatkan Ponorogo Jadi Kota Kreatif Indonesia, Dapat Bantuan Apresiasi 1,4 Miliar

surabayapagi.com
Kepala Disbudparpora Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Atas prestasinya di tahun 2022, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menetapkan Kabupaten Ponorogo menjadi kota kreatif Indonesia sekaligus memberikan bantuan senilai Rp1,4 miliar untuk terus mengembangkan usaha ekonomi kreatif (ekraf) di Bumi Reog tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edi mengatakan, hal tersebut lantaran di Kabupaten Ponorogo dinilai memiliki potensi yang menjanjikan dan maju, seperti mulai dari kriya, fashion, kuliner dan seni pertunjukan.

Baca juga: Tradisi Ngabuburit di Pasar Ramadhan Lengkong Jadi Magnet Ekonomi Warga Ponorogo

“Atas penobatan Ponorogo menjadi kota kreatif Indonesia, dapat bantuan apresiasi dari Kemenparekraf senilai 1,4 miliar rupiah,” jelasnya, Rabu (01/11/2023).

Dengan bantuan apresiasi itu, diharapkan potensi dan kegiatan ekonomi kreatif di Ponorogo tidak mengalami kevakuman. Sehingga dengan dana itu, bisa memicu dan memacu untuk lebih sering mengadakan kegiatan kreatif dan inovatif.

Dengan begitu, akan lebih memudahkan Disbudparpora untuk kembali mengusulkan Kabupaten Ponorogo menjadi kota kreatif dunia jaringan UNESCO.

Baca juga: Sempat Absen, Festival Reog Ponorogo Kembali Masuk Jajaran Unggul KEN 2026

“Tahun 2024 nanti, akan kita usulkan lagi Ponorogo menjadi kota kreatif dunia jaringan UNESCO,” katanya.

Diketahui, nantinya dana dari Kemenparekraf senilai 1,4 miliar rupiah itu, akan digunakan untuk membangun kawasan ekonomi kreatif di Kabupaten Ponorogo. 

Baca juga: Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Ponorogo Melonjak Tembus Rp 78 Ribu per Kg

Rencananya, bangunan untuk kegiatan ekonomi kreatif itu berlokasi di eks Pasar Lanang. Namun, untuk mewujudkannya  anggarannya harus berkolaborasi dengan dana APBD. Sehingga nantinya desainnya bisa maksimal.

“Lokasi eks Pasar Lanang itu, akan dibangun untuk ajang ekonomi kreatif. Gambarannya akan ada gerai ekraf dan panggung pertunjukan. Desainnya akan dibuat kekinian,” pungkasnya.  png-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru