Hujan Deras, Atap Sekolah di Probolinggo Ambruk

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Probolinggo - Hujan lebat disertai angin kencang merobohkan atap sebuah sekolah Madrasah Ibtiadaiyah (MI) Islamiyah di Desa Sentul, Gading, Kabupaten Probolinggo, Kamis (7/3/2024).

Atap sekolah yang ambruk itu tepatnya di ruang kelas 2 dengan kondisi yang paling parah.

Baca juga: Sambut Malam 27 Ramadhan, Tradisi Unik ‘Bi-Bi’ Berebut Jajan-Angpau di Probolinggo Tampak Meriah

Pada bagian atap, kayu penyangga dan genting semuanya ambrol. Sedangkan ruang kelas 1 dan 3, mengalami kerusakan di bagian atap plafon. Namun, kini kondisinya cukup mengkhawatirkan.

Pengasuh MI Islamiyah, Muhammad Sya'roni mengatakan, peristiwa ambruknya atap kelas itu terjadi pagi tadi, saat siswa mulai berdatangan.

"Kejadiannya pagi tadi sekitar pukul 07.00 WIB. Tetapi kelas dalam kondisi kosong," kata Muhammad Sya'roni.

Lebih lanjut menurut Sya’roni, jika kondisi sekolah itu memang sudah mulai mengkhawatirkan. Sebab, sekolah tersebut terakhir direnovasi sekitar 20 tahun yang lalu, dan berdiri sejak tahun 1953.

Baca juga: Dipicu Hujan dan Angin Kencang, Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Material Rumah

"Karena kondisinya sudah mengkhawatirkan, kayu-kayu sudah lapuk. Jadi sejak satu bulan yang lalu sudah tidak kita tempati," tuturnya.

Saat ini, lanjut Sya'roni, siswa kelas 1,2, dan 3 menempati kelas 4, 5, dan 6. Sedangkan siswa kelas 4, 5, dan 6 melakukan kegiatan belajar mengajar di halaman masjid dan rumah di sekitar lingkungan sekolah.

"Sebenarnya kelas 4, 5, dan 6 kondisinya juga mengkhawatirkan. Tetapi insya Allah masih bisa ditempati," ujarnya.

Baca juga: Pohon Tumbang Sebabkan Warga Tewas dan Dua Lainnya Luka, BPBD Magetan Gercep Lakukan Evakuasi

Sya'roni berharap adanya perhatian dari pemerintah terkait, untuk membantu merenovasi sekolah tersebut agar layak dan nyaman untuk kegiatan belajar mengajar.

"Saya berharap ada bantuan dari Kemenag yang terhubung dengan MI ini untuk membantu merenovasi. Agar para siswa bisa belajar dengan tenang dan nyaman," tandasnya. Pr-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru