BPBD Gresik Bagikan Bantuan untuk Korban Banjir

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Gresik - Sebanyak 200 paket sembako dikirim ke sejumlah desa di dua kecamatan di Kabupaten Gresik yang terendam banjir akibat luapan air Sungai Bengawan Solo.

Banjir yang dipicu meningkatnya debit air Sungai Bengawan Solo, terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi.

Baca juga: Pemkot Surabaya Instruksikan Pengalihan Aliran Air Atasi Banjir Kawasan Ketintang, Ditarget Tuntas Oktober 2026

Tinggi genangan air di permukiman warga berkisar antara 40-60 centimeter. Kendati begitu, saat ini genangan air di permukiman warga berangsur surut.

Dua kecamatan yang terdampak banjir, yaitu Desa Bungah, Kecamatan Bungah, dan Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

Luapan air tersebut juga merendam jalan poros desa (JPD) dan jalan lingkungan desa.

Baca juga: Kurangi Risiko Banjir, Pemkot Surabaya Normalisasi Bangunan di Kalianak Secara Bertahap

"Daerah yang terkena dampak banjir sudah mendapatkan bantuan berupa paket sembako, yaitu beras, gula, minyak, dan mie. Total sebanyak 200 paket sembako juga sudah disalurkan untuk warga yang terdampak," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Miko Herlambang, Senin (18/3/2024).

Saat ini, koordinasi terus dilakukan oleh personel BPBD dengan pihak kecamatan dan perangkat desa, untuk melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak banjir.

Baca juga: Eksepsi Gus Atho' dkk Ditolak, Sidang Korupsi Dana Hibah Ponpes Al Ibrohimi Lanjut ke Tahap Pembuktian

Selain memberikan bantuan, BPBD Gresik juga melakukan pemantauan terhadap tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo.

"Kami juga menyiapkan alat-alat kedaruratan sebagai antisipasi bencana banjir yang lebih besar, dengan tren debit air yang terus naik," tutupnya. Gr-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru