Pusat Olet-oleh di Pasuruan Dibakar Satpam Sendiri

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.COM, Pasuruan - Pabrik, gudang, dan pusat oleh-oleh tas rajut Kaboki di Desa Lecari, Sukorejo, Pasuruan, dibakar satpamnya sendiri, Soehartono (50). Aksi nekat dilakukan Soehartono karena sakit hati dengan kebijakan pabrik kepadanya.

Polisi menyebut, Soehartono yang beralamat di Desa Glagahsari, Sukorejo, sakit hati karena gaji tidak seusai. Ditambah lagi ia menerima informasi hendak di-PHK.

Baca juga: Polres Pasuruan Gelar Pelatihan Penanganan Awal Handak atau Bondet, Siap Hadapi Ancaman di Lapangan

"Sakit hati karena gaji yang tidak sesuai dan ada informasi hendak di PHK," ujar Kapolsek Sukorejo AKP Slamet Wahyudi, Sabtu (18/5/2024).

Sehari sebelumnya, Jumat (17/5) pukul 08.00 WIB, Soehartono dan temannya W dipanggil HRD. Mereka diberitahu ada pengurangan tenaga kerja staf dan satpam.

Baca juga: Polres Pasuruan Berhasil Ungkap 104 Kasus, Amankan 71 Tersangka

"Saat itu HRD tidak menyebutkan nama staf dan satpam yang akan di-PHK," jelas Slamet.

Akibat kebakaran itu, Kaboki menderita kerugian hingga Rp 5 miliar.

Baca juga: Kebakaran Hebat Landa Pabrik PT Sorini di Pasuruan, Cerobong Meledak

Berdasarkan hasil olah TKP, kebakaran menghabiskan gudang produksi, gudang benang, gudang kain dan ruang HRD. Mobil Mitsubishi Kuda dan mobil Nissan Serena juga terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

"Kami sudah konfirmasi ke pihak perusahaan, kerugian sekitar Rp 3 sampai 5 miliar," ujar Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Achmad Doni Meidianto. Ps-01/ham

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru