Ubah Aktor Politik Bermain Uang

surabayapagi.com
Pakar hukum tata negara dari STHI Jentera Bivitri Susanti

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Terus terang saya menolak wacana Presiden dipilih oleh MPR.

Menurut saya, jika wacana presiden dipilih MPR karena marak politik uang pada Pemilu langsung, maka hal itu merupakan cara berpikir yang salah.

Baca juga: Gaung Amandemen UUD 1945, dari MPR

Ingat! Kalau ada sesuatu yang salah dengan pemilihan presiden selama ini yang langsung, itu bukan kesalahan sistemnya, tapi kesalahan aktor politiknya.

Menurut saya, mestinya yang harus dikoreksi atau diperbaiki adalah aktor politik yang melakukan politik uang, bukan justru mengubah sistem pemilu langsung.

Baca juga: Amandemen UUD 1945, Cerminkan Peta Kekuatan Politik

Sebab jika partai politik maupun elite politik tidak direformasi, maka sistem pemilihan apapun akan tetap ada praktik suap menyuap atau politik uang.

Pertanyaan yang harusnya kita ajukan adalah bagaimana cara menyingkirkan orang-orang yang menyogok. Jadi bukan menyingkirkan sistem pemilihan langsungnya, kalau orang-orang yang menyogok itu masih ada, baik dalam sistem MPR itu maupun dalam sistem apa saja, maka mau diganti seperti apapun, mau pakai seperti model Amerika pun, atau mau langsung atau akan kaya apapun, akan selalu ada. n rmc

Baca juga: Ketua MPR tak Tergoda Mengamandemen UUD 1945

 

*) saat dihubungi, Jumat (7/6/2024).

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru