Jelang Idul Adha, Harga Daging Ayam di Pasar Kota Kediri Naik

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pedagang daging ayam di pasar tradisional Kota Kediri. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Terdapat sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Setono Betek Kota Kediri yang mengalami kenaikan harga jelang Hari Raya Idul Adha 2024. Salah satunya komoditas daging ayam.

Pantauan harga komoditas pangan terus digencarkan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Kediri untuk mengendalikan inflasi mendekati hari raya keagamaan tersebut.

Baca juga: Pemkot Kediri Tunggu Legal Opinion Kejaksaan untuk Penyelesaian Proyek RTH Alun-alun

“Survei harga saat ini relatif aman, ada beberapa komoditas yang naik, tapi masih aman artinya, belum ada indikasi ke waspada,” jelas Kepala DKPP Kota Kediri, Moh Ridwan, Selasa (11/06/2024).

Diketahui, hasil monitoring beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga seperti daging ayam ras mengalami penurunan harga dari sebelumnya Rp 31.528 menjadi Rp 31.194. Harga eceran tertinggi (HET) komoditas ini Rp 36.750).

Kemudian harga bawang merah dari sebelumnya Rp 36.889 menjadi Rp 36.722 (HET Rp 41.500), cabai rawit merah sebelumnya Rp 39.157 menjadi Rp 37.611 (HET Rp 57.000); kentang dari Rp 19.333 menjadi Rp 19.000; serta tomat sebelumnya Rp 12.667 menjadi Rp 12.500.

Baca juga: DPRD Kota Kediri Ingin Aturan Perubahan Jalan Stasiun Kediri Tetap Menguntungkan Masyarakat

"Sedangkan untuk komoditas telur ayam ras harganya tetap Rp 26.472; daging sapi juga masih sama Rp 106.667," jelasnya.

Sementara komoditas yang mengalami kenaikan harga, antara lain: beras medium dari Rp 12.023 naik menjadi Rp 12.068 (HET Rp 12.500); bawang putih bonggol sebelumnya Rp 38.000 menjadi Rp 38.500 (HET Rp 32.000); cabai merah besar sebelumnya Rp 47.500 menjadi Rp 52.167 (HET Rp 55.000); serta cabai merah keriting sebelumnya Rp 44.555 menjadi Rp 47.049 (HET Rp 55.000).

“Menjelang Hari Raya Idul Adha ada beberapa komoditas yang naik akan tetapi relatif kecil. Untuk minyak goreng curah satu-satunya komoditas yang terpantau statusnya waspada karena sudah melebihi HET 10 persen,” jelasnya.

Baca juga: Tumbuhkan Motivasi Wali Kota Kediri Ajak Ribuan Anggota Kopri dan PGRI Ikut Olah Ragah Jalan Sehat

Pihaknya juga tak lupa terus menghimbau kepada masyarakat dalam rangka menyambut hari Raya Idul Adha tidak melakukan panic buying karena ketersediaan pangan di Kota Kediri melimpah.

“Keberadaan pasar grosir dan pasar konsumen membantu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Kota Kediri, sehingga tidak perlu khawatir,” jelasnya. kdr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru