SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2024, Gedung Kesenian Cak Durasim di Surabaya menjadi saksi deklarasi bersama oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.
Pj Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menegaskan bahwa pemerintah provinsi terus berupaya menekan angka penyalahgunaan narkoba melalui evaluasi dan pembentukan regulasi.
Baca juga: Siap Tampung 1000 Siswa, Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Surabaya Tahap II Capai 45 Persen
"Kami memiliki Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 49 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Peraturan Daerah Provinsi Jatim Nomor 10 Tahun 2022 tentang Tim Terpadu Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkoba Tahun 2022-2024," jelas Adhy.
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah 2 Lantai di Petemon Surabaya Ludes Terbakar
Acara yang bertemakan Masyarakat Bergerak Bersama Melawan Narkoba Mewujudkan Indonesia Bersinar ini dihadiri oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Acara ini sekaligus juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada para pegiat Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta deklarasi Jawa Timur Bersih dari Narkotika (Bersinar).
Adhy menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda yang sehat mengingat bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini. "Ini merupakan keprihatinan bersama. Jika tidak dilakukan bersama, kecanduan narkoba dapat menyebabkan berbagai penyakit yang berbahaya," tambahnya.
Baca juga: Dinkes Catat Ratusan Anak di Surabaya Terdata Suspek Kasus Campak, Mayoritas Anak-anak
Ia juga menegaskan bahwa upaya pencegahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh komponen masyarakat. "Pencegahan, pemberantasan, serta penyelamatan generasi selanjutnya adalah pekerjaan kita bersama," pungkasnya. Zis
Editor : Mariana Setiawati