Alami Kekeringan, Desa di Bondowoso Dropping Air Bersih 5 Ribu Liter

surabayapagi.com
BPBD Bondowoso saat menyalurkan dropping air bersih di sejumlah desa yang mengalami kekeringan dan krisis air. SP/ BD

SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Beberapa desa di wilayah Bondowoso, Jawa Timur mulai mengalami kekeringan hingga kesulitan air. Salah satu wilayah yang mendapat dropping air bersih yakni Dusun Tengginah, Desa Solor, Cermee. Hal itu lantaran, sejumlah mata air maupun sungai di kawasan ini mulai mengering. 

Menanggulangi fenomena tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Bondowoso dengan gercep melakukan dropping air bersih ke 127 keluarga di Desa yang berada di kecamatan berbatasan langsung dengan Kabupaten Situbondo tersebut.

Baca juga: Pesona Gunung Piramid di Bondowoso, Wisata Menantang nan Eksotis di Kalangan Pendaki

"Kami dropping air berdasarkan pengajuan dari pihak desa," jelas Kalaksa BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, Jumat (12/07/2024).

Baca juga: Antisipasi Kekeringan, Pemkab Pamekasan Bangun SPAM di 73 Titik

Lebih lanjut, di Desa Solor, Cermee sudah mengajukan permohonan dropping air. Dan langsung ditindaklanjuti dengan mengirim air. "Pada tahap awal kami dropping air bersih sebanyak satu tengki berisi 5 ribu liter. Selanjutnya secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi," ujarnya.

Tak hanya air bersih. BPBD juga membagikan jerigen pada keluarga. Masing-masing mendapatkan 6 buah jerigen berkapasitas 10 liter sebagai tempat air saat warga mengambil air bersih di sungai maupun sumber air. Termasuk untuk mengambil air di bak penampungan air yang terdapat di beberapa titik.

Baca juga: Waspada Kemarau, BPBD Ponorogo Petakan 18 Desa Rawan Kekeringan

Sebagai informasi, Desa Solor, Cerme, merupakan desa yang lokasinya berada di kawasan kering dan tandus. Desa ini terletak di gugusan Pegunungan Kendeng. bd-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru