Berkah Puncak Haul Sunan Bonang

Omzet Penjual Jenang Gunting Melonjak 2 Kali Lipat, per Kg Rp 25 Ribu

surabayapagi.com
Pedagang jenang gunting mengalami peningkatan omzet hingga dua kali lipat saat momen Puncak Haul Sunan Bonang. SP/ TBN

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Penjualan jenang gunting mengalami peningkatan omzet hingga dua kali lipat dibanding hari biasanya di momen Puncak Haul Sunan Bonang Tuban. Pasalnya jajanan tersebut merupakan makanan khas yang wajib dibeli untuk oleh-oleh.

Rasanya yang legit dan memiliki tekstur yang kenyal biasanya sangat disukai oleh semua kalangan. “Iya beda loh, kalau normalnya sepi, ini kan dua kali lipat dari biasanya, karena ada Haul,” ucap Salah satu pedagang jenang, Ali Manshur, Jumat (26/07/2024).

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Ia juga mengaku dalam puncak Haul ini biasanya bisa menghabiskan 10 ton jenang. Sebab, jumlah tersebut dibagikan ke para penjual jenang di kawasan Sunan Bonang, dan biasanya dibungkus perkardusnya 32 Kilogram, nantinya pedagang meminta berapa kardus untuk dijual.

“Saya kan bagikan ke para pedagang yang ada di sini, kalau pembuatannya ada di Demak. Kalau tidak habis bisa dikembalikan,” bebernya.

Baca juga: Pejabat Bea Cukai Diduga Ikut Runtuhkan UMKM

Sementara itu, menyoal harga masih terbilang relatif terjangkau hanya Rp 25.000 per kilogramnya, pembeli juga bisa request mau membeli setengah kilogram atau Rp 10.000.

“Ini ada permika yang sudah digunting, harganya Rp 10 ribu, mau beli setengah kilo boleh,” ungkap Ali Mansyur.

Baca juga: Omzet Pengepul Rajungan di Probolinggo Melonjak 100 Persen Jelang Imlek

Sedangkan untuk rasa jenang gunting sendiri juga banyak digemari dan cocok di lidah masyarakat, di antaranya rasa original, rasa wijen, rasa nangka, rasa kelapa dan mocca. “Yang paling digemari biasanya rasa kelapa, kadang juga yang mocca,” pungkasnya. tb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru