Yulis Juwaidi Diduga Kuasai 30% Perdin Disekretariat Pemkab Sampang

Reporter : Gandi Isharyanto Koresponden Sampang
Plt Staf Ahli Bidang SDM Pembangunan dan Kesra Kabupaten Sampang Yulis Juwaidi. SP/ GAN

SURABAYAPAGI.com, Sampang - Merasa dekat dengan Pj Bupati Sampang Rudi Arifiyanto, Yulis Juwaidi  selaku Plt Staf Ahli Bidang SDM Pembangunan dan Kesra Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, diduga kuasai 30 %  perjalanan dinas (Perdin) di sekretariat Pemkab Sampang.

Sebab, anggaran perjalanan dinas dilingkungan Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang diperuntukkan kepada Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), Asisten sebanyak 3 orang, Staf Ahli 2 orang.

Baca juga: Semarak HKN ke-61 di Sampang, Generasi Sehat, Masa Depan Hebat

"Anggarannya melekat dibagi umum mencapai Rp 600 juta lebih, untuk perjalanan dinas tahun anggaran 2024, namun yang paling nominasi yaitu Plt Staf Ahli Bidang SDM Yuli Juwaidi. Sementara, seperti salah satu Staf ahli hanya duduk manis tidak pernah mengusulkan perjalanan dinas," kata

sumber terpercaya dilingkungan Pemkab Sampang yang minta namanya jangan disebutkan, Kamis (17/10/2024).

Baca juga: Sampang Banjir lagi, BPBD Minta Warga Waspada

Sebaliknya juga para Asisten sangat minim melaksanakan pengajuan perjalanan dinas kata sumber tersebut, ia mengatakan beda dengan bapak Yulis Juwaidi menominasi pengajuan perjalanan dinasnya. 

"Sedangkan Bapak Sekda demikian  juga sangat minim melakukan perjalanan dinas. Justru ini terbalik Plt Staf Ahli Yuli Juwaidi selalu sering mengajukan perjalanan dinas mengalahkan Sekdaknya dalam hal penggunaan anggaran perjalanan dinas,"tuturnya.

Baca juga: Diduga Terkait Eartag Sapi, Kadispertan Sampang Dipanggil Bupati

Sementara itu, saat dikonfirmasikan ke  Kabag Umum Pemkab Sampang Ibni Abdi Rahman tidak ada ditempat. " Bapak ada kegiatan mas, nanti saya sampaikan, " ungkap salah satu staf  Bagian umum.

Ditempat di tempat terpisah, walaupun Surabayapagi menghubungi Plt Staf Ahli Bidang SDM Pembangunan dan Kesra Yulis Juwaidi melalui telepon selulernya tidak pernah diangkat. " Memang sulit untuk mengangkat telepon Bapak Yulis Juwaidi, " kata beberapa wartawan. gan

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru