Sosialisasi Hasil Kajian Statistik 2024 'Jembreng' Kondisi Nyata IKU Kota Mojokerto

Reporter : Dwi Agus Susanti
Sekdakot Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo saatembuka sosialisasi hasil kajian statistik Kota Mojokerto

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar sosialisasi hasil kajian statistik tahun 2024 di Gedung Sabha Mandala Madya, Kantor Pemkot Mojokerto, Senin (21/10/2024).

Baca juga: Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Kegiatan tersebut dibuka Sekdakot Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo dan dihadiri sejumlah instansi vertikal dari Polresta, Kejaksaan dan Depag serta sejumlah Kepala OPD, Camat, Lurah, perwakilan ormas, perguruan tinggi dan media.

Dalam sambutannya, Sekdakot Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, bahwa Diskominfo Kota Mojokerto telah selesai menyusun buku analisis Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemkot Mojokerto tahun 2024.

"Sejauh mana IKU kepala daerah, yang sudah melampaui harus dijaga konsistennya dan bagi OPD yang belum tercapai perlu optimis untuk mencapai indikator tujuan dan indikator sasaran dalam RPJMD," jelasnya.

Gaguk berharap, rekomendasi dari hasil kajian statistik yang disampaikan para narasumber segera di tindak lanjuti dalam program kegiatan OPD yang tepat sasaran berbasis data dan berkolaborasi dengan OPD terkait serta instansi lainnya.

"Sehingga kedepannya target yang telah ditetapkan ini bisa tercapai atau bahkan melampaui," tegasnya.

Baca juga: Forum Konsultasi Publik Ranwal RKPD Kota Mojokerto Tahun 2027, Wali Kota Tekankan Pentingnya Aspirasi Bottom-Up

Masih kata Gaguk, sosialisasi ini juga sangat penting dilaksanakan untuk memastikan data yang dihasilkan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara luas oleh berbagai pihak.

"Dengan menyampaikan hasil kajian statistik, pemerintah dan masyarakat dapat melihat gambaran nyata tentang kondisi sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah," jelasnya.

Hal ini, lanjut Gaguk, dapat membantu Pemkot Mojokerto dalam mendorong transparansi, partisipasi serta akuntabilitas publik. karena data yang akurat dan terbuka memfasilitasi diskusi yang berbasis fakta.

"Semoga dengan adanya sosialisasi ini memberi manfaat bagi Kota Mojokerto dalam mengambil kebijakan dan perencanaan pembangunan Kota Mojokerto," pungkasnya. 

Baca juga: Ayo Ramaikan! Pasar Takjil Ramadhan 2026 Kembali Hadir di Pasar Ketidur Kota Mojokerto

Sekedar informasi, acara tersebut menghadirkan dua nara sumber dari Direktorat Kerjasama dan Pengelolaan Usaha Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sutikno danZainul Muhibbin. dwi

 

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru