SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar sosialisasi hasil kajian statistik tahun 2024 di Gedung Sabha Mandala Madya, Kantor Pemkot Mojokerto, Senin (21/10/2024).
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Musrenbang Kelurahan sebagai Arah Pemanfaatan Anggaran
Kegiatan tersebut dibuka Sekdakot Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo dan dihadiri sejumlah instansi vertikal dari Polresta, Kejaksaan dan Depag serta sejumlah Kepala OPD, Camat, Lurah, perwakilan ormas, perguruan tinggi dan media.
Dalam sambutannya, Sekdakot Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, bahwa Diskominfo Kota Mojokerto telah selesai menyusun buku analisis Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemkot Mojokerto tahun 2024.
"Sejauh mana IKU kepala daerah, yang sudah melampaui harus dijaga konsistennya dan bagi OPD yang belum tercapai perlu optimis untuk mencapai indikator tujuan dan indikator sasaran dalam RPJMD," jelasnya.
Gaguk berharap, rekomendasi dari hasil kajian statistik yang disampaikan para narasumber segera di tindak lanjuti dalam program kegiatan OPD yang tepat sasaran berbasis data dan berkolaborasi dengan OPD terkait serta instansi lainnya.
"Sehingga kedepannya target yang telah ditetapkan ini bisa tercapai atau bahkan melampaui," tegasnya.
Baca juga: 1.116 PPPK Paruh Waktu Kota Mojokerto Ikuti Pembekalan Tahun 2026
Masih kata Gaguk, sosialisasi ini juga sangat penting dilaksanakan untuk memastikan data yang dihasilkan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara luas oleh berbagai pihak.
"Dengan menyampaikan hasil kajian statistik, pemerintah dan masyarakat dapat melihat gambaran nyata tentang kondisi sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah," jelasnya.
Hal ini, lanjut Gaguk, dapat membantu Pemkot Mojokerto dalam mendorong transparansi, partisipasi serta akuntabilitas publik. karena data yang akurat dan terbuka memfasilitasi diskusi yang berbasis fakta.
"Semoga dengan adanya sosialisasi ini memberi manfaat bagi Kota Mojokerto dalam mengambil kebijakan dan perencanaan pembangunan Kota Mojokerto," pungkasnya.
Sekedar informasi, acara tersebut menghadirkan dua nara sumber dari Direktorat Kerjasama dan Pengelolaan Usaha Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sutikno danZainul Muhibbin. dwi
Editor : Redaksi