Banjir Luapan Kali Kening Terjang Ratusan Rumah Warga di Tuban

surabayapagi.com
Luapan banjir yang menerjang ratusan rumah warga di Tuban, Jawa Timur. SP/ TBN

SURABAYAPAGI.com, Tuban - Hujan yang mengakibatkan banjir luapan Kali Kening menerjang ratusan rumah warga di 11 Desa wilayah Tuban, Jawa Timur. Tinggi rata-rata air di jalan mencapai 50 sentimeter dan di dalam rumah warga ada yang 25 cm hingga 1 meter.

"Banjir kali ini lebih parah dari tahun sebelumnya. Malam ini tinggi tingginya air datang di kampung kami karena posisi di hilir lokasi kami. Tinggi air variasi ya, ada yang 25 sentimeter, ada 50 sentimeter. Malam ini terus naik airnya. Ini kami lagi bagi makanan di warga," jelas Kepala Desa Selogabus Indrus Rosidi, Selasa (17/12/2024).

Baca juga: Multazam Ingatkan Gubernur Jatim: Normalisasi Sungai dan Jalan Rusak Harus Jadi Prioritas

Diketahui, sebanyak 315 kepala keluarga di desanya yang kebanjiran ada yang bertahan di rumah, ada pula yang mengungsi di keluarga kerabat yang rumahnya lebih tinggi, hingga membuat tenda di tempat yang lebih aman.

"Iya ada 11 desa, dan untuk Wilayah Selogabus ini di hilir, sehingga terakhir kena banjirnya," ucap Rosidi.

Baca juga: Warga Probolinggo Pilih Ngungsi, 4 Desa di Lereng Bromo Terendam Banjir

Berdasarkan informasi sementara dari BPBD Tuban, 11 desa yang terdampak luapan Kali Kening yakni Parangbatu, Brangkal, Margorejo, Cengkong, Kumpulrejo, Sembung, Margoasri, Selogabus, Kemlaten, Sukorejo, dan Suciharjo.

Sementara itu, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Tuban bersama BPBD Provinsi Jawa Timur segera dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat. 

Baca juga: Cegah Banjir, Pemkab Sidoarjo Genjot Normalisasi Sungai di 4 Lokasi Berbeda

Selain itu, mereka juga membantu warga membersihkan air yang masuk ke dalam rumah serta menyingkirkan material lumpur dari jalan guna memulihkan akses. Pihak BPBD pun juga turut mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah tersebut. tb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru