Bupati Jombang Ajak ASN Terapkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih

Reporter : Syaiful Arif Koresponden Jombang
Bupati Jombang Warsubi

SURABAYAPAGI.COM, Jombang - Bupati Jombang, Warsubi berpesan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Jombang dapat berkontribusi menyukseskan pesan dari Presiden Prabowo. 

Kontribusi yang bisa dilakukan adalah dengan cara memahami betul tugas pokok dan fungsi yang diemban. Memiliki pemahaman yang menyeluruh terkait asta cita dan program kerja pemerintah pusat, yang harus selaras dengan program provinsi dan program kerja Kabupaten.

Baca juga: Sambut Purna Tugas dengan Bahagia, Mbak Wali Ajak ASN Tetap Aktif dan Berkarya

"Membangun chemistry, emotional (emosional) bonding, dan team building, agar koordinasi antar perangkat daerah semakin solid; menerapkan tata kelola pemerintahan yang bersih dengan menjunjung tinggi prinsip-prinsip good governance," kata Warsubi saat memimpin apel di Pemkab Jombang, Senin (10/3/2025).

Juga menguatkan rasa nasionalisme dan wawasan kebangsaan; melaksanakan seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Warsubi meminta ASN di lingkup Pemkab Jombang menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta selalu berkomitmen untuk menjaga netralitas dan profesionalisme dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

Baca juga: Dongkrak Produksi Pangan, Jombang Ajukan 84 Ribu Ton Pupuk Bersubsidi untuk Ribuan Petani

Disampaikan juga oleh orang nomor satu di Kabupaten Jombang ini, dari hasil Rakor yang dihadirinya pada Minggu (9/03/2025), bersama Gubernur Jawa Timur di Surabaya yang membahas program Pembentukan Sekolah Rakyat. 

Bupati Warsubi menyampaikan di bawah pemerintahan presiden Prabowo Subianto, ingin menjadikan sekolah rakyat sekolah untuk warga miskin dan miskin ekstrim. Sekolah Rakyat ini akan dibangun di seluruh daerah termasuk Kabupaten Jombang. 

"Pemerintah Daerah akan menyiapkan lahan minimal 5 hektar untuk pembangunan Sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA dalam satu kawasan, agar memudahkan anak yang kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang layak, dengan anggaran kurang lebih 100 miliar per Kabupaten," jelasnya.

Baca juga: Imbas PHK, Disnaker Jombang Catat 14 Laporan Perselisihan Selama Periode 2025

Selain Sekolah Rakyat yang berupaya memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan, Presiden Prabowo juga mendirikan Koperasi Desa Merah Putih untuk memutus rantai kemiskinan di desa-desa. Bupati mengajak seluruh ASN Kabupaten Jombang untuk menyukseskan program nasional  Koperasi Desa Merah Putih ini. 

"Program ini akan bisa meningkatkan ketahanan pangan. Program ini diharapkan berdampak pada peningkatan perekonomian di desa,dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya. sar

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru