SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, juga sempat dimintai komentar soal kabar penerimaan pajak Januari anjlok. Kabar yang beredar, penerimaan pajak anjlok setelah penerapan Coretax.
Namun, Sri Mulyani enggan banyak berkomentar, dan meminta menunggu konferensi pers APBN Kamis ini.
Baca juga: Menkeu Purbaya Akui Indonesia Salah Urus Ekonomi
"Besok saja di konferensi pers saya ya," jawab Sri Mulyani di Istana, Rabu kemarin.
Rencananya Sri Mulyani akan memaparkan sekaligus kinerja APBN Januari dan Februari. Hal ini diungkapkan Sri Mulyani usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (12/3/2025).
"Iya. Januari dan Februari," kata Sri Mulyani ketika dikonfirmasi soal pengumuman kinerja APBN.
Baca juga: Menkeu Akui Coretax Dibuat Programmer Sekelas SMA
Penerimaan Pajak Anjlok di Situs
Sebagai informasi, Sri Mulyani tidak menggelar paparan kinerja APBN Januari 2025. Semestinya, paparan itu dilakukan pada Februari.
Terakhir Sri Mulyani memaparkan kinerja APBN pada 6 Januari 2025 untuk periode Desember 2024 (kaleidoskop APBN 2024).
Baca juga: Advokat: Urusan Pajak itu Tahu Sama Tahu
Terkait penerimaan pajak anjlok tercantum dalam dokumen kinerja APBN Januari 2025 yang sempat dipublikasikan Kementerian Keuangan Rabu (12/3) di situs resminya.
Namun, pihak Kementerian Keuangan menarik dokumen tersebut dari situs resmi.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan Deni Surjantoro pun membenarkan hal itu. Kementerian Keuangan menarik dokumen tersebut, karena materi APBN akan disampaikan lebih komprehensif pada konferensi pers APBN KiTA Kamis (13/3). n ec/jk/rmc
Editor : Moch Ilham