Hebohkan Warga! Pohon Pisang di Ponorogo Berbuah 6 Tandan Sekaligus

surabayapagi.com
Warga melihat fenomena pohon pisang berbuah 6 tandan sekaligus membuat heboh dan viral. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, warga dihebohkan adanya fenomena unik dan langka, dimana Sebuah pohon pisang berjenis ulin di Desa Tatung, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo berbuah sebanyak enam tandan sekaligus dalam satu pohon. 

Pasalnya, biasanya, satu pohon pisang hanya menghasilkan satu tandan saja. Tapi pohon pisang ini justru menumbuhkan dua cabang, yang masing-masing cabang berbuah. Namun, buah pisang satu ini berbeda.

Baca juga: Demi Verval Data Warga Miskin, Guru di Jember Rela Tempuh Jarak Jauh hingga Medan Ekstrem

Fenomena langka ini sontak menjadi tontonan warga yang penasaran. Banyak warga sekitar yang juga beramai-ramai berdatangan menyaksikan keanehan yang sangat jarang terjadi ini, bahkan hampir tak pernah dijumpai sebelumnya.

Pohon pisang unik tersebut tumbuh di belakang Masjid Jami, Desa Tatung. Dan pertama kali diketahui oleh pemiliknya, Rudi Sugiharto, warga Desa Tatung. 

Baca juga: Cuaca Ekstrem, BPBD Ponorogo Gencarkan Edukasi dan Tingkatkan Mitigasi Bencana

"Memang agak unik, baru kali ini ada enam tandan dalam satu pokok. Kalau keluar dua tandan itu sudah luar biasa, apalagi ini enam," kata Rudi Sugiharto, pemilik pohon pisang, Jumat (02/05/2025).

Lantas, dikarenakan buah pisang yang tampak begitu berat untuk berbuah, Rudi pun berinisiatif menopang pohon pisang tersebut menggunakan kayu agar tidak roboh agar tetap terus dapat dibudidayakan, lantaran berbuah banyak.

Baca juga: Gegara Masalah Asmara, Pria Nekat Panjat Tower di Sidoarjo Diduga Depresi

"Ini tetap dibudidaya, banyak benihnya. Kalau panennya lebih banyak, ya bisa untuk kemakmuran juga," tambahnya.

Lebih lanjut, adanya fenomena unik dan langka tersebut, Rudi berharap dapat menjadi inspirasi bagi warga sekitar untuk terus menjaga dan membudidayakan tanaman lokal, terutama pisang ulin yang dikenal produktif. "Ini jenis pisang Ulin," pungkas Rudi. pn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru