Penegasan Presiden Prabowo, MBG Investasi Besar

Reporter : Jaka Sutrisna
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat bersama jajaran Badan Gizi Nasional membahas keseriusan mempercepat operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi guna mempeluas cakupan program Makan Bergizi Gratis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (3/5/2025)

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menerangkan pesan Presiden Prabowo  bahwa MBG merupakan sebuah upaya investasi besar untuk peningkatan kualitas SDM bangsa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan ketelitian dan kecermatan seluruh pihak dalam menjalankan program.

"Pak Presiden tadi mengarahkan kepada kami agar kami tetap semangat untuk berkarya, bekerja lebih teliti, lebih cermat. Karena ini adalah program strategis, program untuk investasi SDM masa depan, dan ini sangat riskan dengan hal-hal yang akan terjadi di lapangan," kata Dadan dalam keterangannya, Minggu (4/5/2025).

Baca juga: Selama Ramadhan, SPPG Kota Malang Ganti MBG dengan Makanan Kering

 

Sudah 3,3 juta Penerima

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyampaikan hingga April 2025 telah terdapat 3,3 juta penerima manfaat program MBG. Hal ini disampaikan Dadan saat rapat bersama dengan Presiden Prabowo Subianto.

Dadan menargetkan paling lambat awal Juni mendatang penerima program tersebut telah mencapai 6 juta orang.

"Sejauh ini sesuai dengan target, karena sebetulnya target kami kan dulu sampai April itu kita melayani 3 juta. Nah itu Alhamdulillah sudah tercapai, nanti dari bulan Mei sampai Agustus kita akan melayani 6 juta. Dan kita sedang mengejar itu, sehingga nanti kami berharap di akhir Mei atau awal Juni penerima manfaat sudah mencapai 6 juta," tambah Dadan .

Baca juga: Diduga Keracunan MBG, 24 Siswa SD Tulungagung Alami Pusing dan Mual

Mengenai rencana dan target yang ingin dicapai, Dadan menjelaskan bahwa BGN akan berupaya agar hingga pertengahan bulan Mei, program MBG dapat menjangkau lebih dari 4 juta penerima manfaat.

Lebih lanjut, terkait beberapa kejadian terkait dugaan keracunan yang terjadi dewasa ini, Dadan dan seluruh tim BGN serta petugas di lapangan berkomitmen untuk lebih berhati-hati saat melaksanakan tugas di lapangan. Hal ini dikarenakan program MBG sangat riskan terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

 

November Jangkau 82,9 Juta

Baca juga: ‎BGN Bangun Enam SPPG di Aset Pemkab Madiun, Perluas Layanan MBG

Dadan juga menekankan bahwa keselamatan dan kesehatan penerima manfaat menjadi prioritas utama.

Sementara, Presiden Prabowo Subianto menyatakan dirinya optimistis program MBG menjangkau 82,9 juta anak pada November mendatang.

"Kami optimis bahwa target penerima manfaat sebanyak 82,9 juta anak akan tercapai pada bulan November 2025. Teruslah bekerja dan berjuang. Setiap langkah perencanaan dan pengawasan yang Saudara lakukan adalah bagian penting dari upaya besar kita dalam menjaga masa depan bangsa dan menyelamatkan generasi penerus Indonesia," paparnya. ec/de/rmc

Editor : Raditya Mohammer Khadaffi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru