SURABAYAAPGI.com, Ponorogo - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo bakal menyulap Grebeg Suro 2025 menjadi perayaan budaya bernuansa futuristik atau modern. Tidak hanya menampilkan warisan budaya, tetapi juga membidik segmen generasi muda lewat sentuhan visual kekinian.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edie, Minggu, menyatakan perhelatan tahun ini akan menampilkan 31 agenda yang digelar selama 26 hari, mulai 4 hingga 29 Juni 2025.
Baca juga: Wakil Ketua DPRD Jatim Ungkap Tingginya Jumlah Kios Kosong di Pasar Tradisional
"Kami ingin Grebeg Suro menjadi festival kreatif yang digemari anak muda, tanpa meninggalkan ruh budaya," kata Judha, Senin (16/06/2025).
Baca juga: Tertular dari Keluarga, 254 Anak di Bawah 14 Tahun di Ponorogo Terjangkit TBC
Sementara itu, untuk konsep panggung utama memadukan teknologi digital dengan elemen etnik. Tata warna dirancang berani agar selaras dengan tren visual milenial dan Gen Z.
Puncak acara berlangsung pada 17 hingga 26 Juni 2025, dengan Festival Nasional Reog Ponorogo dan Festival Reog Remaja sebagai magnet utama. Judha menyebut dua agenda itu akan menyedot perhatian pengunjung lokal hingga nasional.
Baca juga: Tuding Masuk Angin Tangani TP Anggota DPRD, Ratusan Mahasiswa Lurug Kejaksaan Ponorogo
"Target kami menjadikan Ponorogo sebagai kota budaya, kota religi, sekaligus kota kreatif dan kota event," ujarnya. pn-01/dsy
Editor : Redaksi