SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Dua pelaku pencurian sepeda motor yang sudah beraksi di belasan lokasi di Kota Surabaya akhirnya diringkus Tim Anti Bandit Polsek Simokerto. Kedua tersangka berinisial AG dan M, warga Surabaya, kini resmi ditahan dan mendekam di balik jeruji Mapolsek Simokerto.Pengungkapan ini bermula dari laporan masyarakat atas kasus pencurian motor pada Minggu, 13 Juli 2025. Berbekal informasi tersebut, polisi langsung bergerak cepat menelusuri jejak pelaku hingga akhirnya berhasil menangkap keduanya di Jalan Sido Kapasan V.
"Tersangka ditangkap di Sido Kapasan. Pengakuannya sudah mencuri 12 TKP di Surabaya," ujar Kanit Reskrim Polsek Simokerto, Iptu Hendri, mewakili Kapolsek Kompol Didik, pada Senin (28/7).
Baca juga: Polres Bangkalan Tangkap 5 Orang Komplotan Curanmor
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah alat bukti, di antaranya kunci T dan L yang sudah dimodifikasi dengan ujung runcing — alat andalan mereka dalam membobol kunci kendaraan.
Menurut Hendri, aksi kejahatan ini dilakukan secara berdua, selalu berpasangan. Gaya beraksi mereka pun disebut-sebut mirip tokoh kartun kembar. "Modus tersangka merusak kunci kontak menggunakan kunci palsu dan pelaku sering melakukan aksinya pada saat subuh dini hari, pelaku pasti berdua melancarkan aksinya layaknya Upin dan Ipin, selalu bersama," bebernya.
Baca juga: Ungkap Kasus Curanmor, Polres Jombang Amankan 17 Orang Tersangka
Wilayah operasi keduanya cukup luas, mencakup 12 tempat kejadian perkara (TKP) yang tersebar di kawasan Simolawang, Tenggumung, Keputran, hingga Wonokromo. Polisi pun tak menutup kemungkinan akan ada lokasi lain yang juga menjadi sasaran.
Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku lain, termasuk jaringan penadah motor curian.
"Tersangka mengaku menjual motor ke M (buron). Hasilnya dipakai untuk keperluan sehari-hari dan foya-foya membeli miras," imbuh Hendri.
Baca juga: Setahun Terakhir, Kasus Curanmor di Lamongan Masih Mendominasi
Penyelidikan lanjutan terus dilakukan guna membongkar jaringan curanmor ini hingga ke akar-akarnya. ad
Editor : Desy Ayu