Soroti Dermaga Ketapang-Gilimanuk, Bambang Haryo Minta Pemerintah Percepat Perbaikan

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Surabaya – Anggota DPR RI Bambang Haryo Soekartono menyoroti kondisi dermaga penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang kerap terdampak cuaca ekstrem. Ia menyebut kerusakan infrastruktur pelabuhan menjadi penyebab utama terganggunya operasional kapal di lintasan tersebut.

Menurut Bambang, dermaga yang melintang terhadap arus laut sangat berisiko saat gelombang tinggi. Dalam kondisi seperti itu, penghentian sementara operasional kapal dinilai lebih aman ketimbang memaksakan berlayar yang justru berpotensi menyebabkan kecelakaan laut.

Baca juga: Menuju Porprov 2027 dan PON 2028, IPSI Jatim Mantapkan Pembinaan Organisasi untuk Dongkrak Prestasi

“Dermaga ini tidak sesuai standar. Saat cuaca buruk, operasional kapal harus dihentikan demi keselamatan. Lebih baik mencegah risiko daripada mengorbankan nyawa,” ujar Bambang saat menghadiri acara DLU Anugerah Mitra Usaha dan Pelanggan 2025 di Surabaya, Jumat malam (1/8/2025).

Selain membahayakan pelayaran, kondisi dermaga yang tak ideal juga menyebabkan antrean panjang kendaraan di jalur penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Untuk itu, Bambang mendorong pemerintah segera melakukan perbaikan dan penambahan dermaga, terutama menjelang rampungnya proyek Tol Probowangi.

“Kapasitas pelabuhan harus ditingkatkan. Jika tol selesai dibangun tapi pelabuhan masih sempit, kemacetan justru akan makin parah,” tegasnya.

Baca juga: Kemenparekraf dan DPR Dorong Komersialisasi Kuliner Lewat Pelatihan di Surabaya

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kementerian Perhubungan, Ir. Samsuddin, mengapresiasi inisiatif PT DLU yang memberikan penghargaan kepada para mitra usaha.

“Ini menunjukkan kepedulian dan rasa memiliki PT DLU terhadap kelangsungan layanan dan keselamatan pelayaran nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT DLU, Erwin H. Poedjono, menyatakan bahwa pemberian penghargaan rutin dilakukan sebagai bentuk apresiasi kepada ekspedisi, agen, pengemudi teladan, dan pelanggan setia.

Baca juga: Kemenparekraf dan DPR Dorong UMKM Surabaya Kuasai Desain Digital untuk Promosi Produk

“Semua pihak memiliki peran penting dalam meningkatkan standar keselamatan dan layanan transportasi laut nasional,” ujarnya.

Erwin berharap kolaborasi seluruh stakeholder bisa mempercepat pembangunan infrastruktur pelabuhan, khususnya dalam mengantisipasi dampak cuaca ekstrem dan meningkatkan kenyamanan penyeberangan. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru