SURABAYAPAGI.com, Surabaya - PT Sokonindo Automobile, distributor resmi DFSK dan SERES di Indonesia, kembali mencuri perhatian publik pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2025 yang berlangsung 27–31 Agustus 2025 di Grand City Convex, Surabaya.
Mengusung tema besar "Innovate to Elevate for Indonesia", kehadiran DFSK dan SERES tahun ini bukan sekadar memamerkan produk otomotif terbaru, tetapi juga menegaskan arah strategis perusahaan dalam mendukung percepatan transformasi menuju era elektrifikasi nasional.
Baca juga: Tembus Belasan Ribu SPK, Jaecoo Minta Maaf Imbas Inden Panjang J5 EV
SERES 3 Jadi Bintang Utama
Daya tarik terbesar di booth DFSK–SERES datang dari SERES 3, SUV listrik bergaya elegan dengan tagline "Elegant E-Motion". Dibanderol Rp 369 juta (OTR Surabaya), mobil ini diposisikan sebagai kendaraan listrik stylish yang tetap terjangkau.
"Kehadiran SERES 3 adalah bukti nyata komitmen kami menghadirkan kendaraan listrik yang stylish, fungsional, dan bisa diakses masyarakat luas. Surabaya sebagai pasar terbesar di Indonesia Timur punya peran penting dalam mendorong pertumbuhan kendaraan listrik ke depan," kata Cing Hok Rifin, Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Rabu, (27/8/2025).
Selain SERES 3, pengunjung juga dimanjakan dengan tampilan SERES E1 Black Edition, edisi spesial hasil kolaborasi dengan Scuto Indonesia yang tampil lebih eksklusif dan futuristis.
Tak hanya kendaraan penumpang, DFSK juga memamerkan lini kendaraan niaga listrik DFSK Gelora E. Produk ini hadir dalam dua pilihan, Blind Van dan Minibus, yang dirancang untuk mendukung mobilitas usaha kecil, sektor logistik, hingga operasional pemerintahan.
"Melalui Gelora E, kami ingin mendorong pelaku usaha beralih ke kendaraan listrik yang hemat biaya operasional sekaligus ramah lingkungan," jelas Cing Hok Rifin.
Untuk mempercepat adopsi, DFSK menghadirkan program "DFSK Subsidi Bisnis Anda" dengan subsidi trade-in hingga Rp 85 juta. Program ini menjadi salah satu strategi mendorong UMKM dan perusahaan logistik memanfaatkan kendaraan listrik sebagai armada bisnis.
Super Cab, Pikap Global dari Jawa Timur
Selain itu, DFSK juga menampilkan Super Cab, pikap tangguh yang telah lama menjadi andalan UMKM di Jawa Timur. Menariknya, kendaraan ini tak hanya dipasarkan di Indonesia, tetapi juga diekspor ke berbagai negara berkat kualitas berstandar global.
"Super Cab bahkan bisa dimanfaatkan sebagai mobil operasional pemerintahan, misalnya untuk program distribusi makanan bergizi gratis. Jadi, penggunaannya sangat fleksibel," imbuhnya.
Baca juga: Resmi Meluncur, Morbidelli T502X dan Benda LFC 700 Pro Umumkan Harga Spesial
Diproduksi di Pabrik Berteknologi Industry 4.0
Seluruh produk DFSK dan SERES yang hadir di GIIAS Surabaya diproduksi di pabrik modern PT Sokonindo Automobile di Cikande, Serang, Banten. Pabrik ini sudah mengadopsi Intelligent Manufacturing berstandar Industry 4.0, sehingga mampu menghasilkan kendaraan dengan kualitas tinggi.
Tak hanya produksi, perusahaan juga membangun Parts Center di lokasi yang sama untuk memastikan ketersediaan suku cadang yang cepat dan efisien ke seluruh jaringan dealer di Indonesia.
Surabaya Jadi Hub Otomotif Indonesia Timur
Pemilihan Surabaya sebagai lokasi peluncuran SERES 3 bukan tanpa alasan. Menurut Daniel O. Barus, Regional Sales Manager PT Sokonindo Automobile, Surabaya merupakan pusat distribusi penting untuk kawasan Indonesia Timur.
Baca juga: Yamaha Luncurkan Skuter Listrik ‘EC-06’ yang Mampu Tempuh 169 Km
"Dari Surabaya, produk kami bisa menjangkau Bali, Lombok, Sulawesi, hingga Kalimantan. Karena itu, peluncuran SERES 3 di Surabaya sangat strategis. Kami ingin konsumen di Jawa Timur dan kawasan timur langsung merasakan manfaat kendaraan listrik," tutur Daniel.
Ia menambahkan, target penjualan SERES 3 di Surabaya diperkirakan mencapai ratusan unit pada 2025, dengan tren kendaraan listrik yang terus menunjukkan peningkatan signifikan.
Pemerintah Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik
DFSK dan SERES juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperluas ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Mulai dari insentif, promosi, hingga pembangunan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di berbagai kota dinilai sebagai katalis penting.
“Seperti halnya SPBU yang butuh puluhan tahun untuk tersebar, SPKLU juga berkembang bertahap. Namun tren positifnya sudah terlihat, termasuk di luar Jawa," pungkas Daniel.
Dengan strategi produk yang lengkap, mulai dari SUV listrik elegan, city car eksklusif, hingga kendaraan niaga hemat biaya, DFSK dan SERES membuktikan diri bukan hanya sebagai peserta pameran, tetapi sebagai pemain serius yang siap memperkuat peta persaingan kendaraan listrik di Indonesia. lni
Editor : Desy Ayu