SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Ford lagi-lagi harus menarik kembali truk pikap terlarisnya di Amerika, kali ini seri F bahkan mulai dari Ford F-150 tahun 2025, F-250, F-350, F-450, dan F-550 tahun 2025 dan 2026 lantaran memiliki kluster instrumen yang dapat rusak saat dinyalakan.
Kampanye penarikan terbaru melibatkan 355.656 truk pikap. Dimana, jika masalah ini terjadi, informasi penting seperti kecepatan kendaraan dan lampu peringatan tidak akan ditampilkan di kendaraan, yang tentunya bisa berdampak fatal bagi pengguna.
Baca juga: Pabrikan Mobil asal Jepang di RI, Belum Sepenuhnya Gunakan Robot
Laporan penarikan keselamatan tidak menjelaskan secara spesifik, tetapi menyebutkan bahwa kluster instrumen digital tersebut dibuat oleh Visteon dan suatu masalah dapat mencegahnya berfungsi dengan baik.
"Selama rangkaian IPC, interupsi CAN dapat terjadi dalam jangka waktu yang sempit, yang mengakibatkan kegagalan perlindungan memori," tulis laporan tersebut, Jumat (29/08/2025).
Baca juga: Honda Luncurkan Skuter Matic di China
Akan tetapi, tetapi Ford menyadari masalah ini pada awal Mei. Hal ini memicu investigasi, yang menemukan bahwa sekitar 65 persen kendaraan mengalami masalah tersebut. Lebih lanjut, tampaknya masalah ini lebih mungkin terjadi seiring bertambahnya usia kendaraan.
Lebih lanjut, Ford mengetahui setidaknya 96 laporan, termasuk 95 klaim garansi, hingga akhir Juni. Laporan pertama dilaporkan pada 30 Januari 2025. Produsen mobil tidak mengetahui adanya cedera atau kecelakaan terkait masalah ini.
Baca juga: Diluncurkan Sedan Aeris di Pasar India Rp 90 Juta
Saat ini, masalah tersebut akan ditangani melalui pembaruan melalui jaringan. Pembaruan ini akan menonaktifkan fitur perlindungan memori, yang seharusnya mencegah masalah tersebut terjadi. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu