Gunung Semeru Erupsi dengan tinggi letusan yang sempat mencapai 500 meter

Reporter : Redaksi
erupsi semeru.lmj-01/gfr


SURABAYAPAGI.COM, LUMAJANG - Rabu (3/9/2025) pukul 01.02 WIB, erupsi gunung terjadi lagi kali ini gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi. Dalam sepekan terakhir, 9 kali Gunung Semeru sudah erupsi. Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur itu sempat mengalami empat kali erupsi di atas puncak (Mahameru).

Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).

Baca juga: Kembali Erupsi 1.000 Meter, Letusan Gunung Semeru Disertai Lava Pijar

Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang sempat mencapai 500 meter pada Selasa (1/9). Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 3 September 2025 pukul 00.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 52 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 42-238 detik.

Baca juga: Pesona Hutan Bambu Sumbermujur, Keindahannya Seperti Masuki Dunia Lain

Kemudian, 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-6 mm dan lama gempa 64-113 detik serta 6 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-8 milimeter dan lama gempa 41-76 detik.

PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 8 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 13 kilometer dari puncak.

Baca juga: Kembali Erupsi, Gunung Semeru Semburkan Abu Vulkanik hingga 1.100 Meter

Selama tahun 2025, MAGMA Indonesia telah merekam 5.937 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 2.377 kali letusan.lmj-01/gfr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru