SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai baru saja memperkenalkan sebuah konsep hatchback listrik terbaru yang digadang-gadang akan menjadi model Ioniq 3, sekaligus diproyeksikan menjadi penerus tidak langsung Hyundai i30 bermesin bensin.
Model terbaru tersebut dipamerkan di ajang IAA Mobility di Munich, Meski tak diumumkan secara resmi tapi dikonfirmasi mobil tersebut akan menjadi model Ioniq yang ditujukan untuk pasar Eropa.
Baca juga: Pasca Terancam Sanksi, Tesla Diam-diam Hapus Fitur ‘Autopilot’ di Pasar AS
Bahkan, versi produksinya dipastikan hadir pada tahun 2026 dengan jalur perakitan yang berlokasi di Turki. Meski sudah tampil di publik, Hyundai belum mengungkap detail teknis dari calon Ioniq 3 ini.
Secara dimensi, Hyundai Concept Three hadir dengan panjang 4287 mm, lebar 1940 mm, tinggi 1428 mm, serta jarak sumbu roda 2722 mm, Rabu (10/09/2025).
Desain eksteriornya mengusung bahasa desain baru Hyundai yang memadukan lekukan halus dengan garis tegas. Identitas visual khas Ioniq melalui elemen Parametric Pixel juga tampak pada lampu depan.
Baca juga: Adopsi Teknologi Plug-in Hybrid, Toyota Land Cruiser 300 Siap Mendarat di Pasar Eropa
Interior mobil konsep ini tampil lebih eksperimental dibandingkan bagian luarnya. Kabin mengusung kombinasi warna kuning dan ungu. Dasbornya minimalis dan dilengkapi panel modular yang disebut “Bring Your Own Lifestyle”.
Hyundai juga menambahkan karakter maskot bernama “Mr. Pix”, yang dirancang untuk menumbuhkan rasa penasaran, kegembiraan, sekaligus koneksi emosional dengan penggunanya.
Baca juga: Tampil Lebih Menarik, KTM 250 Duke Dapat Penyegaran Warna Baru 2026
Selain desain futuristik, Hyundai turut menonjolkan material ramah lingkungan pada konsep ini. Tekstil berbahan limbah laut dan busa aluminium ringan digunakan di berbagai bagian interior, menunjukkan komitmen merek terhadap keberlanjutan.
Namun, hingga kini belum diketahui apakah akan menggunakan platform listrik E-GMP yang sudah digunakan pada model Ioniq lainnya, baik dalam versi penggerak roda depan yang lebih terjangkau maupun penggerak roda belakang yang lebih mahal. jk-02/dsy
Editor : Desy Ayu