Hanura Jatim Targetkan 62 Kursi DPRD, Oso Hadiri Pelantikan di Surabaya

Reporter : Riko Abdiono

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (Oso), dijadwalkan melantik kepengurusan baru DPD Partai Hanura Jawa Timur periode 2025–2030 di Hotel Shangri-La Surabaya, Jumat (11/9) sore. Pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi Hanura Jatim yang menargetkan peningkatan kursi legislatif secara signifikan pada Pemilu 2029.

Ketua DPD Partai Hanura Jatim Sumarzen Marzuki, Kamis (11/9) malam. "Nanti Pak Oso bersama seluruh pengurus DPP Hanura akan hadir," katanya.

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Probolinggo Anjlok, Pedagang Mengeluh Pembeli Sepi

Pelantikan tersebut akan mengukuhkan 65 pengurus DPD Jatim, ditambah jajaran ketua, sekretaris, bendahara (KSB) dari 38 DPC, 27 anggota DPRD kabupaten/kota, serta seluruh ketua DPC Hanura di Jawa Timur dan kader-kader. "Sejumlah tokoh politik juga kita undang, termasuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Sedangkan kalau Pak Emil kita undang sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jatim," ungkapnya.

Baca juga: Pesona Kayutangan Heritage, Destinasi Wisata Unggulan Kota Malang

Struktur DPD Hanura Jatim periode 2025–2030 terdiri atas ketua, 19 wakil ketua, 11 koordinator cabang (korcab) sesuai jumlah dapil. Kemudian dewan penasehat, dewan pakar, hingga unsur sekretaris dan bendahara. Sejumlah tokoh dari kalangan pesantren, pengusaha, ormas, hingga generasi muda ikut masuk dalam kepengurusan. "Tidak ada pengurus lama yang ditinggalkan, melainkan ditempatkan dalam posisi strategis seperti dewan penasehat, dewan pakar, maupun korcab," katanya.

Sumarzen mengatakan nantinya dirinya akan dibantu oleh KH Nur Kholis sebagai sekretaris. Menurutnya Gus Nur Kholis juga merupakan politisi kawakan. Pada Pemilu sebelumnya merupakan caleg DPR RI dapil Jatim II yakni Pasuruan-Probolinggo.

Baca juga: Gelar Bimtek Keliling Nasional, Partai Hanura Angkat Tema Daerah Berdaya Indonesia Sejahtera

Menurutnya DPD Hanura Jatim menargetkan peningkatan jumlah kursi legislatif dari 27 saat ini menjadi 62 pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, seluruh 38 DPC diwajibkan memiliki kantor, kemudian minimal 35 pengurus aktif, serta menuntaskan pembentukan PAC di lebih dari 600 kecamatan se-Jawa Timur paling lambat akhir 2025. "Kami optimis, dengan kepengurusan baru yang solid dan terstruktur hingga ke akar rumput, Partai Hanura akan kembali bangkit di Jawa Timur," pungkas Sumarzen. rko 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru