Himbau Warga Tak Panik, Pemkab Lumajang Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG Aman

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ilustrasi. Masyarakat saat mengantre BBM di salah satu SPBU di Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ
Ilustrasi. Masyarakat saat mengantre BBM di salah satu SPBU di Lumajang, Jawa Timur. SP/ LMJ

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melihat viralnya media sosial (medsos) yang mengantre Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Jawa Timur lantaran adanya pernyataan BBM Indonesia hanya bisa bertahan 20 hari imbas perang antara Iran dengan Amerika Serikat membuat warga panik.

Sehingga, menindaklanjuti fenomena tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di wilayahnya dalam kondisi aman. Bupati Lumajang, Indah Amperawati juga meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan meski di beberapa daerah di Jawa Timur terlihat adanya antrean di sejumlah SPBU.

“Saya sudah cek tadi sore, stok BBM di Lumajang masih aman. Jadi masyarakat tidak perlu panik buying, tidak perlu membeli secara berlebihan, cukup sesuai kebutuhan,” kata Indah, Minggu (08/03/2026).

Menurutnya, berdasarkan hasil pengecekan tersebut, stok BBM masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Bupati Indah juga menginfokan jika hingga saat ini tidak ada informasi dari pemerintah pusat terkait adanya kendala dalam distribusi BBM ke daerah.

“Insyaallah saya pastikan aman. Stok BBM di Lumajang cukup. Pemerintah pusat juga tidak menyampaikan adanya kemacetan pengiriman BBM,” ujarnya.

Selain BBM, kata bupati, ketersediaan LPG masih dalam kondisi aman. Pengecekan yang dilakukan menunjukkan stok LPG di wilayah Lumajang masih mencukupi untuk kebutuhan masyarakat.

Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah kembali mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan yang justru dapat memicu kepanikan di tengah masyarakat. “LPG tadi sudah di cek juga, jadi stoknya di Lumajang masih aman,” pungkasnya. lj-02/dsy

Berita Terbaru

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Hakim Jakarta Tolak Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak praperadilan yang diajukan mantan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka …

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Kasus Video Porno Lisa Mariana dan mantan Manajernya Terus Diusut

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bandung – Polda Jawa Barat mengungkap fakta baru kasus video porno yang menjerat Lisa Mariana dan mantan manajernya sebagai tersangka. Kabid P…

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

PDIP tak Terusik Klaim JK, yang Jadikan Jokowi

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira memastikan PDIP tidak terusik dengan pernyataan JK. Andreas awalnya menyampaikan bahwa p…

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Anak-anak dan perempuan seringkali jadi korban radikalisme

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:13 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengatakan anak-anak dan perempuan seringkali menjadi korban radikalisme pemahaman k…

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Hercules, "tarik" Menteri hingga Satgas Anti-Mafia Tanah

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 23:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Hercules, Hercules Rosario Marcal, Ketua Umum GRIB Jaya, "tarik" beberapa pejabat, Ketua Satgas Anti-Mafia, tangani lahan yang ia k…

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Ustaz Solmed, Klaim tak Terlibat Pelecehan Seksual

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

Selasa, 21 Apr 2026 22:21 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Belakang ini Ustaz Solmed digunjingkan terlibat kasus pelecehan seksual. Ia tak terima. Ada dampak serius akibat fitnah yang b…