SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Mitsubishi Motors Eropa kembali meluncurkan SUV listrik pertamanya ke pasar, bernama SUV Eclipse Cross Baru yang ringkas dan sepenuhnya dikembangkan untuk bersaing dengan teknologi dan konektivitas canggih.
Ini menandai titik balik untuk merek, karena merangkul elektrifikasi lengkap, dan merupakan BEV pertama sejak perintis i-MiEV, kendaraan listrik pertama di dunia yang memasuki produksi seri penuh, Jumat (19/09/2025).
Baca juga: Pasca Terancam Sanksi, Tesla Diam-diam Hapus Fitur ‘Autopilot’ di Pasar AS
SUV Eclipse Cross di desain 100 persen listrik baru adalah tonggak penting bagi merek tersebut. Model ini dikemas dengan teknologi terbaru dari powertrain hingga konektivitas untuk dikirimkan selama setiap perjalanan.
Desain Eclipse Cross yang kuat dan dinamis yang dibuat di Eropa, mewujudkan arah desain canggih Mitsubishi Motors, dan memproyeksikan kepercayaan dirinya, sehingga cocok digunakan untuk kendaraan keluarga sehari-hari dan dalam petualangan jarak jauh, dengan jangkauan cukup jauh.
Baca juga: Adopsi Teknologi Plug-in Hybrid, Toyota Land Cruiser 300 Siap Mendarat di Pasar Eropa
Motif Heksagonal di bagian belakang, dipahat untuk mengekspresikan DNA merek, segera menempatkannya di barisan keluarga. Sikapnya yang dinamis dan gesit dibangun di atas platform CMF-EV, dengan dimensinya panjang 4.470mm, lebar 1.860mm dan tinggi 1.570mm memperkaya kehadirannya.
Selain itu, pada permukaan kisi pola sarang lebah tiga dimensi melambangkan era baru Mitsubishi Motors, dan memberikan rasa kekuatan dan kecanggihan yang menonjol di segmen SUV kompak. Sementara di bagian belakang, motif Wide Hexagon mengekspresikan kepastian SUV kompak listrik, dan lampu yang dikonfigurasi secara horizontal menambah keanggunan dan stabilitas pada desain keseluruhan.
Baca juga: Tampil Lebih Menarik, KTM 250 Duke Dapat Penyegaran Warna Baru 2026
Eclipse Cross akan menawarkan powertrain canggih dengan dua opsi baterai traksi untuk memenuhi beragam kebutuhan sehari-hari; versi jarak jauh tersedia sejak peluncuran, dengan versi mid-range menyusul pada tahun 2026. Baterai jarak jauh 87kWh memperpanjang jarak mengemudi secara signifikan hingga sekitar 600 km. jk-04/dsy
Editor : Desy Ayu