Pesona Keindahan dan Eduwisata Hutan Bambu di Kawasan Desa Wisata Sanankerto

surabayapagi.com
Desa Wisata Sanankerto, sebuah desa yang memadukan keindahan alam, wisata edukasi, dan pelestarian budaya. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Kabupaten Malang yang dikenal dengan wisata alamnya yang asri dan mempesona selalu memikat para wisatawan. Salah satunya Desa Wisata Sanankerto, sebuah desa yang memadukan keindahan alam, wisata edukasi, dan pelestarian budaya yang cocok dijadikan kawasan wisata yang menenangkan. 

Salah satu daya tarik utamanya adalah hutan bambu seluas 24 hektare dengan koleksi lebih dari 115 jenis bambu. Potensi alam itu menjadi spot wisata edukatif, hiburan, sekaligus ruang pelestarian tradisi, Minggu (21/09/2025).

Baca juga: Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri

Selain itu, tersedia pula 88 stand UMKM yang menjadi wadah bagi warga untuk memasarkan produk lokal, mulai dari kuliner, kerajinan, hingga oleh-oleh khas. Pemukiman warga pun ditata rapi, bersih, dan asri sehingga memberikan kesan nyaman bagi para wisatawan.

Semua itu menjadikan Desa Wisata Sanankerto sebagai salah satu destinasi unggulan Malang yang cocok untuk liburan keluarga, rombongan sekolah, maupun wisatawan mancanegara.

Baca juga: Jadi Destinasi Baru, Kampung Korea Madiun Hadir di Kawasan Lapak Kampir

Menariknya, wisata di Desa Wisata Sanankerto juga pernah masuk sebagai 50 desa wisata terbaik. Sementara itu, ikon utama Desa Wisata Sanankerto adalah Boonpring. Kawasan ini merupakan perpaduan wisata alam dan buatan yang menampilkan keindahan hutan bambu, telaga alami, serta berbagai wahana seru. Sehingga, Boonpring menawarkan berbagai wahana baik yang sifatnya hiburan maupun edukasi. 

Tidak heran jika tempat ini menjadi spot favorit para fotografer yang ingin menangkap sinar matahari di sela-sela bambu. Harga tiket masuk dan parkir Boonpring. Untuk tiket masuk dibanderol Rp 10.000/orang. Lalu, untuk parkir roda 2 sebesar Rp 5.000, parkir roda 4 sebesar Rp 10.000 dan Parkir bus/elf/truk dibanderol Rp 20.000

Baca juga: Pesona Coban Jahe di Malang Jadi Jujugan Wisata Jogging ‘Run for Tourism’

Diketahui, Desa Wisata Sanankerto juga fokus pada pengembangan ekonomi kreatif. Dengan adanya stand UMKM, warga dapat menjual hasil bumi, makanan tradisional, hingga produk kerajinan. Hal ini tidak hanya menambah daya tarik wisata, tetapi juga meningkatkan nilai tambah berbagai produk olahan masyarakat.

Sehingga, suasana alami dan syarat pembelajaran, Desa Wisata Sanankerto menjadi pilihan tepat yang memadukan keindahan alam, edukasi, dan budaya dalam satu paket lengkap. ml-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru