Satukan Arah Gerak Ekonomi, LPNU Lamongan Teken MoU dengan Badan Otonom

Reporter : Muhajirin
Penandatangan MoU antara LPNU dan Banom yang sahkan oleh ketua PCNU Lamongan. FOTO:SP/MUHAJIRIN

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Lamongan, mengambil langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi warga NU.

Bertempat di Hotel Elresas, LPNU resmi menyatukan arah gerak ekonomi  yang diwujudkan dalam penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah Badan Otonom (Banom) NU, Sabtu, (1/11/2025)

Baca juga: Revitalisasi Khidmah Nahdlatul Ulama Menuju Abad Kedua

Penandatanganan ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan arah gerak ekonomi organisasi, sekaligus sebagai komitmen bersama membangun ekosistem ekonomi berbasis jamaah dan jam’iyyah.

Ketua LPNU Lamongan Tarmudi menjelaskan bahwa, kerja sama ini diharapkan memperkuat sinergi program pemberdayaan ekonomi umat, bagian dari upaya membentuk  tim sinergi, bergotong royong, profesional dan amanah.

“LPNU tidak bisa bergerak sendiri. Kolaborasi dengan Banom NU sangat penting agar program penguatan ekonomi umat dapat berjalan masif, terarah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga: Kuatkan Konsolidasi Organisasi, PCNU Lamongan Mulai Turba ke MWC NU

Kerjasama ini mencakup berbagai bidang, mulai dari pengembangan UMKM, penguatan koperasi, literasi bisnis, hingga pemanfaatan platform digital ekonomi berbasis komunitas NU.

Ketua PCNU Lamongan, Gus Syahrul Munir, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas langkah progresif LPNU.

Baca juga: Sapta Krida 7 Program Unggulan PCNU, Dapat Dukungan Penuh dari Pemkab Lamongan

“MoU ini menjadi pijakan awal untuk membangun ekonomi jamaah yang mandiri. Semoga LPNU dan Banom dapat melahirkan program nyata yang dirasakan langsung oleh warga NU,” tegasnya.Sejumlah Banom yang ikut menandatangani MoU antara lain, GP Ansor, Fatayat, IPNU-IPPNU, 

Melalui kerja sama ini, LPNU Lamongan berkomitmen memperkuat kemandirian ekonomi umat, serta menciptakan gerakan ekonomi kolektif, yang solid dan terintegrasi di lingkungan Nahdlatul Ulama.jir

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru