SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Volkswagen Group Australia baru-baru ini mengabarkan kabar kurang menyenangkan, pasalnya sebanyak 1.482 unit SUV Tiguan produksi 2024-2025 terdampak recall (penarikan kembali) akibat adanya kesalahan dengan sistem mengemudi jalan raya semiotonom.
Departemen Infrastruktur setempat memberitahukan masalah tersebut berasal dari perangkat lunak yang dapat menyebabkan masalah baru, yang berbahaya bagi pengguna.
Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan
Bahkan, ketika pengemudi tidak meletakkan tangan di setir untuk waktu yang lama dapat menimbulkan masalah. Fungsi Emergency Assist (EA) atau Travel Assist (TA) nonaktif dengan sendirinya.
Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual
"Kehilangan fungsi keselamatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kematian pada penumpang kendaraan dan pengguna jalan lainnya,” tulis laporan departemen keselamatan setempat, Senin (03/11/2025).
Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air
Lebih lanjut, menindaklanjuti penarikan kembali ini, Volkswagen Australia menyarankan pengguna untuk menghubungi jaringan dealer setempat, untuk memperbaharui perangkat lunak itu, dan tanpa dipungut biaya. Sehingga, bagi para pemilik model Tiguan tahun produksi 2024-2025 yang bisa dijual di lain waktu, bisa berkunjung ke jaringan dealer untuk mengecek masalah di atas. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu