SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Volkswagen Group Australia baru-baru ini mengabarkan kabar kurang menyenangkan, pasalnya sebanyak 1.482 unit SUV Tiguan produksi 2024-2025 terdampak recall (penarikan kembali) akibat adanya kesalahan dengan sistem mengemudi jalan raya semiotonom.
Departemen Infrastruktur setempat memberitahukan masalah tersebut berasal dari perangkat lunak yang dapat menyebabkan masalah baru, yang berbahaya bagi pengguna.
Baca juga: Pasca Terancam Sanksi, Tesla Diam-diam Hapus Fitur ‘Autopilot’ di Pasar AS
Bahkan, ketika pengemudi tidak meletakkan tangan di setir untuk waktu yang lama dapat menimbulkan masalah. Fungsi Emergency Assist (EA) atau Travel Assist (TA) nonaktif dengan sendirinya.
Baca juga: Adopsi Teknologi Plug-in Hybrid, Toyota Land Cruiser 300 Siap Mendarat di Pasar Eropa
"Kehilangan fungsi keselamatan dapat meningkatkan risiko kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kematian pada penumpang kendaraan dan pengguna jalan lainnya,” tulis laporan departemen keselamatan setempat, Senin (03/11/2025).
Baca juga: Tampil Lebih Menarik, KTM 250 Duke Dapat Penyegaran Warna Baru 2026
Lebih lanjut, menindaklanjuti penarikan kembali ini, Volkswagen Australia menyarankan pengguna untuk menghubungi jaringan dealer setempat, untuk memperbaharui perangkat lunak itu, dan tanpa dipungut biaya. Sehingga, bagi para pemilik model Tiguan tahun produksi 2024-2025 yang bisa dijual di lain waktu, bisa berkunjung ke jaringan dealer untuk mengecek masalah di atas. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu