Tekan Lonjakan Inflasi Jelang Nataru, Pemkab Trenggalek Gelar Operasi Pasar Murah

surabayapagi.com
Petugas saat melayani pembelian kebutuhan pokok warga dalam giat Operasi Pasar Murah di Trenggalek, Jawa Timur. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Dalam rangka menekan lonjakan angka inflasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek bersama Bakorwil Madiun Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar Operasi Pasar Murah.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur sekaligus bentuk intervensi pemerintah terhadap lonjakan harga pangan menjelang akhir tahun, sehingga dapat menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut.

Baca juga: Anggarkan DAK Rp6,8 Miliar: Pemkab Trenggalek Percepat Perbaikan Jalan Pandean-Malasan

"Melalui Operasi Pasar Murah ini masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga lebih murah. Ini bagian dari upaya pengendalian inflasi," ungkap Sekda Trenggalek Edy Soepriyanto, Selasa (18/11/2025).

Sementara itu, sejumlah komoditas disiapkan untuk masyarakat, diantara lain seperti beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak satu ton, beras premium 100 paket dan telur 150 kilogram.

Baca juga: Jaga Irigasi Pertanian, Pemkab Tulungagung Percepat Tangani Kerusakan Bendungan Pacar

Kemudian, bawang merah 50 kilogram, bawang putih 50 kilogram, cabai 20 kilogram, tepung 100 paket, serta gula 150 paket. Dalam kegiatan tersebut, disiapkan ratusan paket bahan pokok dengan harga murah.

Dan diketahui, untuk gelaran operasi pasar berada di empat titik dengan sasaran masyarakat umum dan aparatur sipil negara (ASN). Setiap pembeli dapat memilih komoditas sesuai kebutuhan.

Baca juga: Puncak Kemarau: Pemkab Trenggalek Gelar Tradisi Metri Bumi, Ajak Warga Jaga Sumber Air

Lebih lanjut, operasi pasar murah tersebut disambut positif dan antusias warga sekitar, melihat sejumlah kebutuhan pokok cenderung meningkat menjelang akhir tahun sehingga intervensi pasar menjadi strategi untuk menjaga keterjangkauan harga pangan bagi masyarakat.

"Antusiasme masyarakat cukup tinggi. Kami terus memantau perkembangan harga dan jika ditemukan kenaikan signifikan, intervensi akan kembali dilakukan," jelas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskomindag) Trenggalek Saniran. tr-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru