SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan otomotif asal China terbesar, BYD Motor Indonesia baru-baru ini mengungkap penyebab kenaikan harga mobil listrik terlaris mungilnya BYD Atto 1 setelah tiga bulan diluncurkan di ajang GIIAS 2025.
"Kenapa malah harganya dinaikan? Karena kita ada beberapa hal yang menjadi gambaran yang terjadi. Yang pertama adalah harus kita akui, kita harus mengekstensifikasi pelayanan kita dengan jumlah order yang sebesar ini," ujar Luther, Senin (24/11/2025).
Baca juga: Lewat Program Co-Creation, Jaecoo J5 EV Jadi Kanvas Modifikasi Konsumen
Misalnya, sektor jaringan penjualan, kecepatan logistik, manpower, dan beberapa infrastruktur pendukung. Sehingga agar customer itu tidak terdegradasi secara pelayanan hanya karena jumlah atau volume yang cukup signifikan besar.
Diketahui, harga yang naik hanya diberikan kepada varian paling bawah atau tipe Dynamic. Sebelumnya Atto 1 tersebut dijual seharga Rp195 juta, dan kini pada ajang GJAW 2025 harganya berubah menjadi Rp199 juta, atau naik sebesar Rp4 juta.
Baca juga: Cocok untuk Mobilitas Harian, Wuling New Air ev Tawarkan Segudang Keunggulan SUV Listrik
Sedangkan Atto 1 Premium masih dibanderol harga yang sama, yakni Rp235 juta. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther T. Panjaitan memberikan alasan perihal kenaikan harga Atto 1.
Sedangkan alasan kedua, Luther mengungkapkan bahwa harga Atto 1 itu rencananya memang direncanakan hanya dalam masa periode GIIAS saja awalnya. Ini demi memberikan kompensasi waktu tunggu pada konsumen.
Baca juga: Bidik 3.000 SPK Selama IIMS 2026, Mitsubishi Hadirkan 2 Edisi Spesial
"Sampai pada akhirnya setelah tiga bulan, kita menyesuaikan sedikit dari sisi harga. Dan ketiga memang kita harus akui ini ada satu kondisi, di mana ada perbedaan kurs yang kita juga menyerap secara biaya. Sehingga kita menaikan harga trim terendah," ucapnya.
Perlu diketahui, pabrikan asal China tersebut tembus tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia periode Oktober dengan total wholesales sebanyak 10.593 unit. Dan dengan pencapaian penjualan dan demand tersebut secara konsisten penjualannya turut meningkat. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu