SURABAYAPAGI.com, Madiun - Menjelang momentum masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 atau Nataru 2025/2026, Terminal Tipe A Purboyo Madiun, Jawa Timur telah menyiapkan sejumlah fasilitas di unit kerjanya.
Diantara persiapan tersebut yakni bergerak cepat (Gercep) memperbaiki infrastruktur landasan yang rusak karena aspalnya kalah dengan air. Hal itu demi memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan dengan moda transportasi bus.
Baca juga: Petrokimia Gresik Amankan Pasokan Pupuk Selama Libur Natal dan Tahun Baru
"Penyiapan sarana dan fasilitas kali ini merupakan langkah proaktif kami untuk memastikan bahwa simpul-simpul pelayanan harus baik selama masa Nataru," ujar Kepala Terminal Purboyo Madiun Ali Imron Haryadi, Minggu (30/11/2025).
Sejumlah jajaran petugas Terminal Purboyo Madiun juga memastikan agar kamera pemantau atau CCTV yang ada di sejumlah titik strategis terminal setempat berfungsi dengan baik. Saat ini terdapat 17 unit kamera pemantau atau CCTV yang terpasang.
Baca juga: Libur Nataru, Satpolair Polres Gresik Perketat Pengamanan di Pantai Dalegan
CCTV yang terpasang di berbagai titik strategis tersebut diantaranya di pintu masuk, area shelter keberangkatan, ruang tunggu penumpang, pintu keluar, hingga titik rawan lainnya. Sekaligus mengecek fungsi hydrant sebagai antisipasi darurat jika terjadi kebakaran.
"Sehingga nanti petugas bisa memonitor keamanan terminal secara real time saat masa angkutan Nataru dan itu terkoneksi dengan pusat yakni pusdatin serta pimpinan kita di Posko Nataru yang ada di Jakarta," kata dia.
Baca juga: Dishub Jatim Siaga Penuh Hadapi Lonjakan Mobilitas Masyarakat di Libur Nataru 2025-2026
Selain pembenahan fasilitas, petugas terminal juga rutin melaksanakan ramp check untuk memastikan setiap bus yang beroperasi telah memenuhi standar kelaikan angkutan penumpang, meliputi kondisi fisik kendaraan, fungsi komponen keselamatan, serta kelengkapan dokumen sebagai syarat utama angkutan penumpang.
Pihaknya juga menyiapkan penambahan armada bus khusus untuk non-ekonomi tujuan Jabodetabek. Langkah tersebut dilakukan agar layanan angkutan penumpang tetap lancar dan tidak terjadi penumpukan, sehingga pelayanan selama masa libur Nataru dapat berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa transportasi bus. md-02/dsy
Editor : Desy Ayu