Dongkrak Mobil Listrik Murah, Uni Eropa Longgarkan Aturan Keselamatan

surabayapagi.com
Dacia Spring EV. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Demi merancang kategori baru bernama "mobil listrik murah dengan berteknologi lebih sederhana, dan berbiaya produksi lebih rendah, Uni Eropa dikabarkan tengah menyiapkan langkah strategis di sektor otomotif dengan memberikan persyaratan teknis yang lebih longgar guna menekan biaya produksi bagi pabrikan Eropa.

Mobil ini diproduksi oleh Dacia, merek yang dimiliki Renault Group (pabrikan Prancis asal Eropa), dan dirakit di pabrik Mioveni, Rumania. Harganya sekitar 14.200 euro atau setara Rp273 juta (sebelum insentif pemerintah), Rabu (10/12/2025).

Baca juga: Hanya Diproduksi 500 Unit, Honda Rilis SH150i Special Edition HRC 2026

Langkah ini dinilai sebagai upaya memperkuat daya saing, terutama menghadapi gempuran produsen EV asal China yang semakin agresif di pasar Eropa. Lalu, salah satu poin yang dipertimbangkan adalah penghapusan beberapa fitur keselamatan tertentu, termasuk sistem pendeteksi kantuk yang biasanya diperuntukkan bagi mobil jarak jauh.

Baca juga: Pendistribusian Dimulai Bertahap, Pemesanan Toyota Veloz Hybrid Tembus 6.500 Unit

Dengan penyederhanaan seperti ini, harga mobil listrik kecil bisa dipangkas hingga 10–20 persen. Menariknya, kriteria awal yang sedang dibahas membuka peluang bagi mobil kei Jepang untuk langsung memenuhi standar tersebut tanpa modifikasi berarti. 

Jika aturan ini disahkan, produsen Jepang dapat mengekspor model yang sudah ada ke Eropa tanpa penyesuaian besar, menjadikannya peluang pasar yang sangat menarik.

Baca juga: BYD Seal 08 Diklaim Miliki Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km dan Teknologi Baterai Blade 2.0

Meski demikian, prosesnya tak akan berlangsung cepat. Setelah draf proposal diperkenalkan, mekanisme birokrasi UE akan berjalan secara bertahap. Perubahan regulasi ini diperkirakan membutuhkan waktu beberapa tahun sebelum kategori mobil listrik murah benar-benar diimplementasikan. jk-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Berita Terbaru