SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Husqvarna, salah satu produsen motor asal Eropa mengumumkan kabar kurang menyenangkan pada model 401 yang diproduksi antara 2024 hingga yang terbaru, lantaran adanya masalah terhadap mesinnya yang berpotensi mati mendadak. Sehingga model tersebut terdampak penarikan kembali (recall) secara global.
Recall tersebut dilakukan untuk memperbarui perangkat lunak pada unit kontrol mesin (ECU) sebagai langkah preventif. Sebab ditemukan potensi masalah mesin mati mendadak pada putaran rendah. Ditemukan, mesin dapat berhenti bekerja ketika berada di putaran rendah. Misalnya saat kondisi macet atau berjalan pelan-pelan.
Baca juga: Hanya Diproduksi 500 Unit, Honda Rilis SH150i Special Edition HRC 2026
Meskipun jumlah insiden yang dilaporkan terbatas, perusahaan memilih mengambil tindakan proaktif demi mencegah risiko yang lebih luas. Melalui pembaruan ECU, Husqvarna menyatakan bahwa selain memperkecil kemungkinan stalling, update ini juga akan meningkatkan torsi rendah dan stabilitas mesin, Rabu (10/12/2025).
Baca juga: Pendistribusian Dimulai Bertahap, Pemesanan Toyota Veloz Hybrid Tembus 6.500 Unit
Sehingga, bagi pemilik motor 401 yang terdampak diimbau untuk segera menghubungi dealer resmi Husqvarna atau pusat layanan resmi guna menjadwalkan pembaruan ECU. Dan untuk prosedur recall dilakukan tanpa biaya alias gratis.
Dan adanya recall ini dipandang sebagai langkah penting untuk menjaga keselamatan dan performa motor, terutama karena masalah stalling mesin dapat menimbulkan risiko.
Baca juga: BYD Seal 08 Diklaim Miliki Jarak Tempuh Lebih dari 1.000 Km dan Teknologi Baterai Blade 2.0
Diketahui, menyoal spesifikasi, Husqvarna 401 sendiri menggunakan mesin satu silinder 373 cc berpendingin cairan dengan tenaga sekitar 42,9 hp, dipadukan transmisi manual enam percepatan. Pada model terbaru, sejumlah fitur tambahan seperti quickshifter dan kontrol traksi juga mulai disertakan. jk-05/dsy
Editor : Desy Ayu