Legislator Nilai Sebagai Sindiran Keras Bagi Pengelolaan Hutan di Tanah Air
Baca juga: Pemkab Blitar Tegaskan Tidak Ada Pesta Kembang Api saat Pergantian Tahun Baru 2026
SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Gagasan aktivis lingkungan Pandawara Group menggalang dana membeli hutan-hutan di Indonesia, demi mencegah alih fungsi lahan menarik perhatian jagat maya, sampai para selebritas ikut turun tangan.
Anggota Komisi IV DPR sekaligus Ketua DPP PKB Daniel Johan menyambut gerakan patungan beli hutan yang muncul di media sosial (media sosial). Daniel Johan mengatakan gerakan tersebut sebagai sindiran keras dalam pengelolaan hutan di Tanah Air.
Salah satu organisasi non pemerintah, Pandawara Group, menyuarakan gerakan ini usai bencana di Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat, lantaran faktor deforestasi. Sejumlah penyanyi seperti Denny Caknan dan Vidi Aldiono menyambut baik gerakan patungan membeli hutan.
"Ini sindiran tajam untuk pemerintah, meskipun secara ide menarik dan bentuk kepedulian bersama atas rusaknya hutan dan lingkungan. Ide patungan membeli hutan agar bisa mengatasi masalah deforestasi mencerminkan rasa kekecewaan yang dalam," kata Daniel Johan kepada wartawan, Rabu (10/12/2025).
Daniel mengatakan banyak pelaku penebangan hutan yang justru tak mendapat hukuman setimpal. Daniel menilai ide yang digaungkan oleh rakyat sebagai terobosan baru.
"Kondisi degradasi hutan kian tahun semakin habis dan menimbulkan bencana ekologis yang menelan korban dan harta benda. Sementara para pelaku tidak pernah bertanggung jawab atas ulahnya terhadap rusaknya hutan," ujarnya.
Tamparan Bagi Pemerintah
Daniel menyebut gerakan patungan membeli hutan sebagai tamparan bagi pemerintah. Legislator bidang pertanian, kehutanan, dan lingkungan ini menyebut rakyat punya andil dalam melestarikan sumber daya alam.
"Ini bentuk tamparan buat pengambil kebijakan yang dengan mudah memberi izin konsensi tanpa pengawasan yang baik. Ide ini kalau berhasil akan menjadi terobosan baru menyelamatkan hutan dan dengan 'patungan' artinya hutan menjadi milik rakyat, bukan hutan milik negara semata," kata Daniel.
"Rakyat punya andil dalam menjaga dan menyelamatkan hutan. Contoh baik seperti pendiri The North Face membeli Hutan di Chile dan Argentina yang seluas ± 2 juta untuk dipulihkan dan dijaga agar tidak di tebang (deforestation)," sambungnya.
Daniel mengingatkan semua pihak jika hutan adalah warisan untuk generasi selanjutnya. Daniel berharap kebijakan yang diambil oleh pemerintah lebih berpihak pada kelestarian alam.
"Saatnya semua bersatu padu, melihat, mengawasi kinerja pemerintah dalam mengelola hutan. Hutan yang rusak seperti saat ini warisan belasan-puluhan tahun lalu. Kita tidak ingin kembali merusak hutan yang tersisa, harus di jaga dan dilestarikan. Terima kasih kepada netizen yang peduli, mari bergerak bersama," imbuhnya.
Ide membeli hutan ini benar-benar membuka mata banyak pihak. Kita lihat saja bagaimana kelanjutannya.
Komunitas Selebriti Peduli
Artis senior Ozy Syahputra dan kawan-kawan komunitas Selebriti Peduli.
Baca juga: Prabowo Abaikan Peneriak Bencana Nasional
Komunitas ini turun langsung ke jalan untuk menggalang dana membantu para korban yang terdampak bencana longsor dan banjir di Sumatera. Aksi kemanusiaan ini digagas oleh Yenni Ermella bersama artis asal Aceh-Medan, Ozy Syahputra.
Banyaknya korban yang kehilangan harta benda, anggota keluarga, kekurangan makanan, hingga air bersih, membuat Yenni dan Ozy Syahputra sepakat membentuk komunitas sosial untuk melakukan gerakan ini.
"Ini berawal dari keprihatinan kami melihat kondisi saudara-saudara kita di Sumatera yang sangat membutuhkan bantuan. Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi, yang penting kita bergerak," ujar Ozy Syahputra kepada wartawan dalam keterangannya, Rabu (10/12/2025).
Dalam waktu singkat, Yenni dan Ozy mengajak rekan-rekan selebritas lainnya melalui pesan pribadi. Ajakan tersebut disambut baik oleh para penyanyi, kreator konten, hingga seniman yang dengan sukarela menyumbangkan tenaga dan rezekinya.
Sejumlah nama yang ikut terlibat, antara lain Qemil Zain, Nini Canda Srimulat, Jordan Ali, Malvinas Olantas, Tengku Caren, Oki Perdana, Reza, Barbi Kumalasari, Agis Pletok Bintang Pantura, hingga pesulap Joe Thander. Mereka menghibur warga pada saat penggalangan dana berlangsung.
Penggalangan dana tahap pertama dilakukan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta. Tahap kedua dilanjutkan melalui aksi ngamen saat Car Free Day di Bundaran HI. Dalam waktu dua jam, dana yang terkumpul mencapai 17 juta rupiah.
Penyanyi Denny Caknan
Para artis kembali bersatu. Kali ini mereka mendukung wacana membeli hutan.
Ide membeli hutan berawal dari aktivis lingkungan Pandawara Group. Mereka menggagas untuk menggalang dana membeli hutan-hutan di Indonesia, demi mencegah alih fungsi lahan.
Baca juga: Menkes akan Berangkatkan 600 Nakes ke Sumatera, Minta Prabowo yang Lepas
Ide yang awalnya iseng ini ternyata mendapat dukungan luar biasa, terutama setelah publik melihat betapa parahnya deforestasi dan bencana yang terjadi belakangan, termasuk di Sumatera.
Salah satu respons paling mencolok datang dari penyanyi Denny Caknan. Tanpa banyak pikir panjang, ia langsung menyatakan siap menyumbang Rp 1 miliar untuk mewujudkan ide tersebut.
"Mungkin terlihat tidak mungkin. Terlihat ngawur. Tapi kalau dipikir-pikir masuk akal juga lamunannya," tulis Denny.
"Walaupun aku nggak iso mikir cara belinya gimana, @pandawaragroup adalah simbol kepedulian kita terhadap lingkungan. Saya hanya seniman daerah yang sedikit membantu mimpi Pandawara dan untuk Indonesia."
Tak hanya Denny Caknan, artis lain juga langsung ikut meramaikan lini komentar. Denny Sumargo juga berminat mengeluarkan uang banyak demi hutan.
"Rp 1 miliar pertama gue," tulisnya.
Vidi Aldiano pun tak mau ketinggalan. Singkat tapi penuh makna, "Ikut."
Atta Halilintar ikut nimbrung dengan komentar yang sama, "Ikut."
Content creator Ladislao Camara Carranza juga memberi respons antusias, begitu pula Rayi Putra RAN yang menuliskan, “Setuju,". n ec/jk/cr4/rmc
Editor : Moch Ilham